Doa Masuk Kamar Mandi

  • Whatsapp

Saat hendak masuk ke kamar mandi, seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa agar terhindar dari godaan setan. Hal ini karena kamar mandi adalah tempat yang kotor dan paling disukai setan. Doa masuk kamar mandi

Rasulullah SAW menjelaskan dalam sebuah hadist bahwa iblis ingin memiliki tempat tinggal di bumi, seperti Adam As yang tinggal di bumi. Kemudian iblis berkata kepada Allah:

“Ya Allah, Adam dan keturunannya Engkau beri tempat tinggal di bumi, maka berilah pula aku tempat tinggal,’’ kata iblis.

Kemudian Allah SWT berfirman; ‘‘Tempat tinggalmu adalah WC (kamar mandi atau jamban)’’ (HR Bukhari).

 

Karena hal itulah, sebelum masuk ke kamar mandi atau toilet untuk buang air kecil maupun buang air besar, kita sangat dianjurkan untuk membaca doa.

 

Naisha mate, berdoalah sebelum masuk dan keluar kamar mandi seperti yang sudah dijelaskan hal ini  bertujuan agar kita terhindar dari godaan setan, baik setan laki-laki maupun setan perempuan. Berikutini merupakan doa masuk kamar mandi sesuai sunah Rasulullah SAW:

 Doa Masuk Kamar Mandi

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

Alloohumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khobaaitsi

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan dan kotoran”.

 

Selain berdoa saat hendak masuk kamar mandi, sebagai seorang muslim kita juga harus mengetahui adab-adab nya. Berikut aini adalah adab-adabnya:

  1. Membaca bismillah bissmillah saat masuk kamar mandi/wc

Apabila kita akan masuk kamar mandi/wc hendaklah Naisha mate membaca bissmillah dan membaca doa agar kita terhindar dari godaan jin pada saat berada di kamar mandi/wc.

  1. Dilanjutkan dengan membaca doa ketika masuk kamar m

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh at Tizmidzi dari sayyidina Ali, disebutkan bahwa membaca bissmillah ketika masuk kamar mandi dapat mencegah dari pandangan jin yang menunggu kamar mandi/wc.

Rasulullah Saw bersabda;

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

Artinya; “Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan “bismillah”.

Dan berikut ini adalah doa masuk kamar mandi:

 

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

 

Alloohumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khobaaitsi

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan dan kotoran”.

 

  1. Apabila akan masuk dahulukan kaki kiri

Dalam islam, ada aturan baku bahwa setiap perkara yang baik dan mulia maka kita dianjurkan untuk mendahulukan sebelah kanan baik ttangan kanan , kaki kanan ataupun perkara lainnya . contohnya saat kita membawa mushaf Al-quran, masuk masjid, masuk rumah, hendak makan atau perkara baik lainnya.

 

Namun jika perkara yang kita akan lakukan adalah perkara kurang baik misalnya berkaitan dengan najis dan sesuatu yang kotor, maka kita dianjurkan mendahulukan yang bagian kiri, misalnya saat membersihkan kotoran setelah buang hajat, kemudian masuk kamar mandi/wc.

  1. Menutup kamar mandi

Hal ini bertujuan agar tidak ada yang dapat melihat kita pada saat mandi atau membuang hajat, karena menjaga aurat kita.

  1. Tidak diperbolehkan membawa benda yang bertuliskan Asma Allah

Asma Allah idak boleh kita bawa ke dalam kamar mandi/wc, hal ini karena sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk senantiasa mengagungkan dan menjaga nama Allah maupun Al-Quran. Untuk itu kita tidak diperbolehkan membawa ke tempat yang kotor.

 

Pada saat Rasulullah SAW hendak memasuki kamar mandi maka rasulullah melepaskan cin-cinnya yang bertuliskan ‘Muhammad Rasulullah’, hal ini didasarkan sebuah hadist riwayat Imam Abu Daud dari Anas bin Malik, dia berkata;

كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ وَضَعَ خَاتَمَهُ

Artinya: “Nabi Saw ketika memasuki kamar mandi, beliau meletakkan cincinnya.”

  1. Dilarang berbicara di dalam kamar mandi/wc

Ketika di dalam kamar mandi,kita juga tidak diperbolehkan untuk berbicara, bernyanyi bahkan menjawab salam sekalipun.

  1. Dilarang membawa AL-Quran dalam bentuk apapun

Al-Quran adalah sesuatu yang suci dan harus kita imani, untuk itu sudah sepantasnya tidak kita bawa ke tempat yang kotor.

  1. Dianjurkan untuk tidak menghadap kiblat

Ketika sedang membuang hajat kita sebaiknya tidak menghadap atauoun membelakangi kiblat, namun lebih baik dengan arah menyamping. Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

“Apabila seseorang dari kalian buang hajat, maka janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya. Akan tetapi hendaknya ia menyamping dari arah kiblat”. (HR. Al-Bukhari). Tetapi misalnya menyamping tidak bisa, maka setidaknya arahkan selain arah ke kiblat

  1. Tidak boleh mengucapkan atau menjawab salam dari dalam kamar mandi
  2. Dilarang membaca sholawat

Kita tidak diperbolehkan membaca sholawat ketika berada di dalam kamar mandi-wc. Karena beberapa ulama melarang kita untuk melantunkan pujian pada Rasulullah saat berada di kamar mandi/wc. Karena kamar mandi/wc adalah tempat yang kotor atau tempatnya najis.

  1. Keluar denganmendahulukan kaki kanan

Karena kita hendak keluar dari tempat yang kotor dan beralih ke tempat yang bersih maka kita dianjurkan mendahulukan kaki kanan.

  1. Membaca Doa ketika Keluar Kamar Mandi.

Selain membaca doa masuk, kita juga disunnahkan untuk membaca doa ketika keluar dari kamar mandi. Dalam kitab Bidaytul Hidayah Imam al Ghazali menganjurkan kita membaca doa berikut ketika keluar kamar mandi.

 

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنِّى اْلاَذَى وَاَبْقَى فِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ

Ghufraanak(a) Alhamdulillahil ladzi adzhaba ‘annil adzaa wa ‘aafaanii Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan menetapkan sesuatu yang bermanfaat bagiku.”

  1. Memastikan diri kita bersih dari najis
  2. Berhati-hati dengan najis

Diperlukan kehati-hatian dengan najis,setelah selesai membuang hajat pastikan kita menyiramnya hingga bersih dan tidak menyisakkan kotoran

  1. Sebagai seorang muslim kita juga perlu memastikan diri sudah suci atau bersih setelah membuang hajat kecil maupun besar agar terhindar dari siksa kubur.

 

“Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Berusahalah kalian menjaga kebersihan dari kencing. Karena sesungguhnya mayoritas azab kubur adalah karenanya’.” (Hadits shahih riwayat al Daruquthny, memiliki syahid).

 

 

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *