Doa Setelah Sholat Hajat beserta Hukum dan Keutamaannya

  • Whatsapp

Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang kita kerjakan ketika kita memohon suatu hajat atau kebutuhan. Karena memang pada dasarnya semua umat manusia memiliki kebutuhannnya masing-masing sekecil apapun kebutuhan kita, sudah sepantasnya kita memohon dan meminta kepada Allah SWT. Doa Setelah Sholat Hajat

Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda:

لِيَسْأَلْأَحَدُكُمْرَبَّهُحَاجَتَهُحَتَّىيَسْأَلَهُالْمِلْحَوَحَتَّىيَسْأَلَهُشِسْعَنَعْلِهِإِذَاانْقَطَعَ

“Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Tuhan, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sandalnya ketika putus.” (HR. Tirmidzi)

Saat kita memiliki hajat atau kebutuhan yang besar, Rasulullah juga menganjurkan kita untuk tidak hanya berdoa namun menunaikan sholat sunnah 2 rokaat yang disebut dengan sholat hajat. Sesuai dengan namanya, sholat sunnah ini diperuntukkan memohon kepada Allah agar hajat hidup kita tercapai.

Di bawah ini kita akan mengulas mengenai sholat hajat.

Doa Setelah Sholat Hajat

 

Laa illaaha illallaahul-haliimul-kaarim, subhaanallaahi rabbil’arsyil-‘adzim. Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin. As’aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa’ima magfiratika wal -‘ismata min kulli dzambiw wal-ganiimata min kulli birriw was-salaamata min kulli istmin, laa tada’ lii dzamban illaa gafartahuu wa laa hamman illaa farrajtahuu wa laa haajatan hiya laka ridan illaa qadaitahaa yaa arhamar-raahimiin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang”.

Tata Cara Sholat Hajat

Berikut adalah tata cara untuk melaksanakan sholat hajat :

  1. Awali dengan niat dalam hati sholat hajat kepada Allah SWT
  2. Takbiratul ihram
  3. Berdiri bagi yang mampu, jika memang tidak memungkinkan boleh dengan duduk atau berbaring.
  4. Padaraka’at pertama, membaca surat Al-Fatihah lalu dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun sebanyak 10 kali. Di rakaat kedua membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlash sebanyak 10 kali
  5. Ruku’
  6. ‘Itidal
  7. Sujud dua kali
  8. Duduk diantara dua sujud
  9. Lakukanlah sholat dengan tuma’ninah (tenang sejenak) dalam ruku’, sujud, duduk diantara dua sujud dan i’tidal.
  10. Tasyahud akhir
  11. Membaca sholawat kepada Nabi MuhammadSAW
  12. Duduk karena melakukan atahiyatakhir dan sholawat serta salam
  13. Tertib dalam menjalankan sholat
  14. Setelah Salam melakukan sujud dengan maksud tadzallul atau merendahkan diri pada Allah.
  15. Pada sujud ini hendaklah kita membaca subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzimsebanyak 10 kali.
  16. BersholawatAllahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammad wa ‘alaa ali sayyidina muhammad sebanyak 10 kali.
  17. Danterakhir hendaklah kita membaca doa sapu jagad, rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’ahirati hasanah wa qinaa ‘adzaabannar sebanyak 10 kali.

Hukum sholat hajat

Hukum sholat hajat adalah sunnah, yaitu bila dikerjakan mendapatkan pahala, namun jika tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa. Namun, sholat ini sangat dianjurkan untuk ditunaikan bagi siapa saja yang memiliki hajat. Baik hajat besar maupun kecil.

Seperti yang dikutip dari hadist Abdullah bin Abi Aufa bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

منكانتلهإلىاللهحاجةأوإلىأحدمنبنيآدمفليتوضأفليحسنالوضوءثمليصلركعتينثمليثنعلىاللهوليصلعلىالنبيصلىاللهعليهوسلمثمليقللاإلهإلااللهالحليمالكريمسبحاناللهربالعرشالعظيمالحمدللهربالعالمينأسئلكموجباترحمتكوعزائممغفرتكوالغنيمةمنكلبروالسلامةمنكلإثملاتدعليذنباإلىغفرتهولاهماإلافرجتهولاحاجةهيلكرضاإلاقضيتهاياأرحمالراحمين

“Barangsiapa yang memiliki keperluan kepada Allah atau kepada seseorang dari anak Adam maka hendaknya dia berwudhu dan memperbaiki wudhunya, kemudian hendaknya dia shalat 2 rakaat kemudian memuji Allah, dan bershalawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian membaca :

لاإلهإلااللهالحليمالكريمسبحان اللهربالعرشالعظيمالحمدللهربالعالمينأسئلكموجباترحمتكوعزائممغفرتكوالغنيمةمنكلبروالسلامةمنكلإثملاتدعليذنباإلىغفرتهولاهماإلافرجتهولاحاجةهيلكرضاإلاقضيتهاياأرحمالراحمين

“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Al-Halim Al-Karim, Maha Suci Allah Pemilik Arsy yang besar, segala puji bagi Allah, rabb semesta alam, aku memohon kepadaMu apa-apa yang mendatangkan rahmatMu, dan ampunanMu, dan aku memohon kepadaMu untuk mendapatkan setiap kebaikan dan keselamatan dari setiap dosa, janganlah Engkau tinggalkan bagi ku dosa kecuali telah Engkau ampuni, dan jangan Engkau tinggalkan bagiku rasa gelisah kecuali Engkau beri jalan keluar, dan jangan Engkau tinggalkan bagiku keperluanku yang engkau ridhai kecuali Engkau tunaikan untukku, wahai Yang Maha Penyayang.” (HR. At-tirmidzy 2/344, dan Ibnu Majah 1/44, berkata Syeikh Al-Albany)

Asy-Syuqairyrahimahullah berkata:

وأنتقدعلمتمافيهذاالحديثمنالمقال،فالأفضللكوالأخلصوالأسلمأنتدعواللهتعالىفيجوفالليلوبينالأذانوالإقامةوفيأدبارالصلواتقبلالتسليم،وفيأيامالجمعات،فإنفيهاساعةإجابة،وعندالفطرمنالصوم،وقدقالربكم ( أدعونيأستجبلكم ) وقال : ( وإذاسألكعباديعنيفإنيقريبأجيبدعوةالداعإذادعان ) وقال : ( وللهالأسماءالحسنىفادعوهبها )

Dan anda sudah tahu bahwa hadist ini (tentang shalat hajat) ada pembicaraan (tentang kelemahannya), maka yang afdhal, lebih ikhlash, dan lebih selamat engkau berdoa kepada Allah di tengah malam, dan antara adzan dan iqamat, di akhir shalat sebelum salam, pada hari jumat karena di dalamnya ada waktu ijabah (dikabulkan doa), dan ketika berbuka puasa,Allahtelahberfirman:

( أدعونيأستجبلكم )

“Berdoalah kepadaKu maka akan kabulkan.”

Dan Allah juga berfirman:

( وإذاسألكعباديعنيفإنيقريبأجيبدعوةالداعإذادعان )

“Dan jika hambaKu bertanya tentang diriKu maka katakanlah bahwasanya Aku dekat, Aku akan mengabulkan doa orang yang berdoa kepadaKu.”

Allah juga berfirman:

( وللهالأسماءالحسنىفادعوهبها )

“Dan bagi Allahlah nama-nama yang baik, maka berdoalah denganNya” (As-Sunan wal Mubtada’at hal: 124).

Waktu Sholat Hajat

Waktu sholat untuk sholat hajat sendiri tidak dibatasi oleh waktu. Artinya, boleh kita lakukan di siang hari maupun malam hari. Namun seperti bahwa sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling utama. Agar doa kita lebih mustajab lebih disarankan untuk melakukannya di sepertiga malam terakhir.

Namun seperti halnya sholat tahajud, kita diperbolehkan melakukannya sebelum tidur atau ketika terbangun di sepertiga malam terakhir. Karena melaksanakan sholat dimalam hari dapat membuat kita lebih khusyu’ saat berdoa.

Keutamaan sholat hajat

Sholat hajat memiliki beberapa keutamaan yaitu:

  1. Hajat atau keinginan dan kebutuhan kita dapat segera dikabulkan.
  2. Kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah
  3. Kita pasrahkandengan segala ketentuan Allah
  4. Dapat mengendalikandiri dengan segala kebutuhan
  5. Ikhlas menerima jika tidak sesuai dengan rencana, karena Allah lebih mengetahui mana yang terbaik untuk kita
  6. Selalu siap dengan apapun yang terjadi
  7. Termotivasi untuk berusaha lebih giat
  8. Mencegah dari bisikan setan
Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *