Doa Mendengar Petir

  • Whatsapp

Intensitas hujan di bulan Februari ini sedang meningkat. Naisha mate, hujan adalah salah satu bentuk Rahmat dari Allah SWT. Saat hujan turun, tidak jarang disertai dengan petir yang menyambar-nyambar diiringi bunyinya yang menggelegar. Doa mendengar petir.

 

Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW telah bersabda: “Allah telah mengutus awan kemudian berkata-kata dengan sebaik-baiknya perkataan dan tertawa dengan sebaik-baiknya tertawa, dengan demikian petir adalah ucapannya sedangkan kilat adalah tertawanya (kilatan sinar yang nampak ketika tertawa), mengikuti keterangan ini berarti yang terdengar adalah suara petir itu sendiri”.

 

Terkadang saat hijan petir, ada korban jiwa di dalamnya. Agar selamat dari ancaman petir, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat muslim untuk membaca doa. Terdapat dalam kitab Al Azkar, Imam Nawawi telah menyebutkan doa yang perlu kita baca saat kita mendengar petir.

Naisha mate, perlu kita ingat bahwa doa merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam agama kita. Sebagai seorang muslim kita dianjurkan untuk memulai sesuatu dengan berdoa, baik dalam situasi yang membahagiakan maupun di situasi yang kurang mengenakkan.

 

Begitu juga ketika turun hujan yang biasanya diawali dengan bunyi guntur atau petir yang menyambar. Untuk itu sebaiknya kita berdoa agar tetap berada dalam lindungan Allah dan dihindarkan dari mala bahaya.

Berikiut ini merupakan doa ketika mendengar petir beserta doa saat hujan turun.

Doa Mendengar Petir

Telah diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi dari Ibnu Umar, bahwa Nabi Muhammad SAW saat mendengar suara guntur dan petir berdoa dengan doa berikut:

 

أللهم لا تقتلنا بغضبك ولا تهلكنا بعذابك وعافنا قبل ذلك

 

Allahumma la taqtulna bighadabika wala tuhlikuna bi’adzabika wa’afina qobla dzalika

Artinya: “Ya Allah, janganlah binasakan kami dengan murka-Mu, jangan hancurkan kami dengan siksa-Mu. Selamatkan dan ampunilah kami sebelum itu semua.”

Selain doa tersebut , pada saat mendengar petir bisa juga membaca doa yang diriwayatkan HR.Thabrani berikut ini:

 

سبحان الذي يسبح الرعد بحمده والملائكة من خيفته

 

Subhanalladzi yusabbihurro’du bihamdihi walmalaikatu min khifatihi

 

Artinya: “Maha Suci Allah, petir dan malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena tunduk pada-Nya.”

 

Biasanya petir merupakan pertanda datangnya hujan. Untuk itu perlu juga kita ketahui doa-doa ketika turun hujan seperti yang akan Naisha bahas di bawah ini.

 

Doa Ketika Hujan Lebat

Pada suatu ketika Nabi Muhammad SAW penah memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Tapi ternyata hujan tersebut turun dengan denagan begitu lebatnya.

 

Kemudian Nabi Muhammad SAW  kembali berdoa memohon kepada Allah SWT, agar hujan reda dan cuaca kembali menjadi cerah. Berikut ini adalah doa yang beliau panjatkan:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawalaina wa laa ‘alaina, allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami ‒ bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan” (HR. Bukhari nomor 1014).

Menurut Syaikh Shalih As Sadlan, doa tersebut dibacakan pada saat hujan turun semakin lebat dan ada kekhawatiran akan terjadi bencana.

 

Doa Ketika Hujan Disertai Angin Kencang

Telah diriwayatkan dalam salah satu hadis Imam Muslim, ketika hujan turun disertai angin kencang Nabi Muhammad SAWA. Membacakan sebuah doa:

 

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

 

Allahumma inni as aluka khairahaa wa khaira maa fiiha khaira maa ursilat bih, wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, serta kebaikan yang Engkau sertakan kirimkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, serta kejahatan yang Engkau krimkan bersamanya.”

Atau membaca doa berikut ini:

 

أللهم حوالينا ولا علينا أللهم على الاكام والضراب وبطون الاودية ومنابت الشجر

 

Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alalakami wadldlirobi wabuthunil audiyati wamanabitisysyajari

 

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk membinasakan kami. Ya Allah, turunkan hujan ke dataran-dataran tinggi, bukit-bukit, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

 

Doa Ketika Hujan Disertai Petir

Dalam sebuah  hadist Imam Malik, ketika turun hujan disertai petir, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa:

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhanallazi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih

Artinya: “Masa Suci Allah yang dengan memuji-Nya, bertasbihlah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”.

 

Doa Ketika Hujan Turun

Saat turun hujan, Nabi Muhammad SAW juga tidak lupa berdoa. Demikian yang telah  diriwayatkan Imam Bukhari dari Sitti Aisyah RA (HR.Bukhari). Berikut ini bacaan doanya:

أللهم صيبا نافعا

Allahumma Shoyyiban Nafi’an

 

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hujan yang Engkau turunkan ini sebagai hujan yang bermanfaat.”

 

Kemudian setelah hujan reda dan berhenti, kita juga hendaknya berdoa. Mengutip riwayat HR Bukhari, berikut bacaannya:

 

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

(Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi)

Artinya: “Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmat-Nya.”

 

Nah, semoga doa ini dapat bermanfaat bagi Naisha mate sekalian ketika turun hujan.

Baca Selengkapnya: Doa Keselamatan Dunia Akhirat beserta Arti dan Keutamaannya

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *