Doa Ketika Mengalami Mimpi Buruk dan Amalan yang Dapat Dilakukan

  • Whatsapp

Ketika kita tertidur pasti pernah mengalami hal yang dinamakan bermimpi. Mimpi yang kita alamipun beragam, bisa hal menyenangkan, menegangkan, haru, bahkan sesuatu yang buruk. Doa Mimpi Buruk

Apabila mimpi yang kita alami menyenangkan, maka tidur kita serasa lebih nyaman. Ketika bangun kita juga dalam keadaan nyaman dan bisa jadi masih terbawa rasa senangnya.

Namun,jika yang kita alami adalah sebuah mimpi buruk, maka tidur kita akan tidak nyenyak. Bisa jadi terbangun, mengigau bahkan ketika terbangun kita juga bisa masih dalam keadaan takut dan gelisah.

Apabila Naisha mate mengalami mimpi buruk maka, sebaiknya Naisha mate berdoa kepada Allah agar tetap dalam perlindungannya dan dijauhkan dari segala hal buruk. Dengan begitu, kita bisa kembali tidur dengan rasa tenang dan aman.

Berikut ini adalah doa mimpi buruk menurut sunnah Rasullullah SAW

Baca juga: Bacaan Doa Iftitah

Doa Mimpi Buruk

Saat kita mimpi buruk, pasti akan timbul rasa cemas, takut dan terkadang membuat kita bangun dan tidak bisa tidur kembali. Apabila kita lihat dari kaca mata medis, sebenarnya mimpi buruk dapat disebabkan oleh stres, kurang tidur, sedang banyak masalah atau bahkan pengaruh obat tertentu.

Untuk itu, jika Naisha mate mengalami mimpi buruk maka segeralah untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sunni, terdapat dua doa yang dianjurkan untuk dibaca saat kita mengalami mimpi buruk. Doa yang pertama sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ


Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A‘udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni.

Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

Doa yang kedua adalah sebagai berikut:

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ


Allohumma inni a’zubika min ‘amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam.

Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

Hadist Rasulullah SAW tentang doa mimpi buruk

Rasulullah SAW telah menerangkan dalam hadistnya bahwa mimpi buruk berasal dari setan. Berikut hadisnya:

“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut.” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Meskipun mimpu buruk datang dari setan, pada hakikatnya semua yang terjadi aalah karena Allah SWT, untuk itu kita juga sudah sepatutnya meminta perlindungan kepada-Nya.

Selain membaca dengan membaca doa mimpi buruk, tentunya juga ada beberapa hal yang disarankan oleh Rasulullah SAW jika kita mengalami mimpi buruk terjadi pada kita. Berikut ini yang harus kita lakukan jika mengalami mimpi buruk.

  1. Meludah ke kiri sebanyak tiga kali

Jika Naisha mate terbangun dari mimpi buruk, hendaklah Naisha mate ke kamar mandi untuk meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali sebagaimana yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW.

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).

Telah dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar halaman 92, yaitu dengan sakadar meniup tanpa mengeluarkan air ludah.

“Mimpi yang baik bersumber dari Allah. Dan mimpi buruk datangnya dari setan. Maka barangsiapa bermimpi yang dibenci (mimpi buruk), hendaknya ia meludah ke kiri sebanyak tiga kali dan mohon perlindungan kepada Allah dari setan. Maka sesungguhnya mimpi itu tidak akan membahayakannya” (Muttafaq Alaih)

  1. Hendaklah kita membaca ta’awudz

Untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan, kita juga dianjurkan untuk membaca ta’awudz sebanyak tiga kali, sabda Rasulullah SAW dalam hadist lainnya.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“a’udzu billahi minasy syaithanir rajim”

Artinya: “aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”.

Berikut ini hadist nya:

“Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya.” (HR. Al Bukhari).

  1. Melaksanakan sholat

Rasulullah juga menganjurkan kita untuk melaksanakan sholat setelah mengalami mimpi buruk. Hal ini dilakukan agar hati kita menjadi lebih tenang.

Dengan membaca ta’awudz ibaratkan kita sedang meminta perlindungan kepada Allah melalui ucapan, maka dengan melaksanakan sholat kita dapat meminta pertolongan kepada Allah dengan ucapan sekaligus melalui tindakan. Setelah melakukan sholat, jangan lupa untuk beristighfar, memohon ampun kepada Allah SWT.

Sebelum sholat, tentunya kita berwudhu terlebih dahulu. Wudhu sendiri juga akan menghindarkan kita dari godaan setan. Berikut ini adalah anjuran untuk melaksanakan sholat setelah mimpi buruk

“Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim).

  1. Hendaklah kita mengubah posisi tidur

setelah kita melaksanakan sholat kemudian mengantuk, hendaklah kita mengubah posisi tidur. Hal ini karena Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk mengubah posisi tidur setelah mengalami mimpi buruk.

 

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim).

  1. Sebaiknya tidak menceritakan ke orang lain

Saat kita bermimpi, baik maupun buruk terkadang kita tidak sabar untuk membagi ceritanya ke orang lain. Nah, sebaiknya kita menghidari untuk menceritakan kepada orang lain, terlebih jika itu mimpi buruk. Seperti hadistt berikut ini:

“Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

  1. Tidak menafsirkan sendiri mimpi dengan tafsir yang negatif

Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa suatu mimpi buruk yang kita alami tidak akan terjadi kecuali apabila ditafsirkan sendiri secara negatif.

Jika Naisha mate ingin menafsirkannya, maka ada baiknya untuk menafsirkan dengan hal-hal yang baik dan positif.

“Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih).

Itulah bacaan doa saat Naisha mate mengalami kejadian mimpi buruk beserta sunnah dari Rasulullah SAW yang dapat kita lakukan .

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Naisha mate, dan dapat kita amalkan bersama.

Baca Juga: Doa Kafaratul Majelis

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *