Doa Meminta Cinta dari Allah dan Amalan untuk Menggapai Cinta-Nya

  • Whatsapp

Semua umat muslim tentunya sangat ingin dicintai oleh Allah SWT. Kita semua pasti sangat mendambakan hal ini. Oleh karena itu Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk selalu berdoa kepada Allah agar kita dicintai dan disayangi oleh-Nya. Berikut ini adalah salah satu doanya. Doa Meminta Cinta

Doa Meminta Cinta

اللَّهُمَّإِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أََحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِرواه الترمذي

Read More

Allahummainni as`aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal amalal ladzi yuballighuni hubbaka. Allahumaj ‘al hubbaka ahabba ilayya min nafsi wa ahli wa minal ma’il barid

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang dingin (di padang yang tandus)

Doa ini merupakan doa yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Ini merupakan doa yang sering dibaca oleh Nabi daud AS. Rasulullah SAW juga membacanya ketika sedang mngisahkan Nabi Daud AS, bahwa Nabi Daud AS adalah manusia yang paling rajin beribadah.

Setiap Hamba pasti ingin dicintai oleh Allah SWT. Untuk itu ada beberapa amalan yang dapat kita lakukan untuk menggapai cinta Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa di antaranya. Doa Meminta Cinta

  1. Mentadabburi Al–Quran dan Mengamalkannya

Yang pertama untuk mendapatkan cinta Allah kita dapat membaca Al-Quran dengan khusyu’, kemudian akan jauh lebih baik jika disertai perenungan mendalam terhadap makna-makna yang terkandung di dalamnya. Kemudian kita juga harus dalam keadaan sadar bahwa kita sedang bermunajat kepada Sang Khalik. Inilah salah satu cara menuju cintanya Allah.

BACA JUGA :   Cinta dalam Diam dan Cinta dalam Pandangan Islam

Setelah membaca dan memahami arti dari ayat-ayat Al-Quran kita juga harus mengimplementasikannya dalam ke dalam hidup kita. Jika kita dengan mempraktikkan pedoman pada Al-Quran dan sunnah maka hidup kita akan jauh lebih tenang dan tentram. Sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Usman bin Affan bahwa Rasulullah bersabda “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya”.

  1. Mendekatkan Diri kepada Allah dengan Amalan-amalan Sunnah

Perlu Naisha mate ketahui bahwa terdapat dua golongan umat yang beruntung. Pertama, adalah ,mereka yang mencintai Allah yaitu yang menjalankan segala amalan-amalan wajib. Kedua, mereka yang dicintai Allah yaitu jika kita melakukan amalan-amalan sunnah setelah ,menjalankan amalan-amalan wajib. Kemudian golongan inilah yang pada akhirnya disebut Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah dengan “Kualitas diri yang sampai kepada kualitas yang dicintai Allah setingkat lebih tinggi setelah mencintai Allah”. Jika kita sudah mengamalkan segala amalan wajib kemudian diikuti dengan amalan sunnah maka kita akan menjadi manusia yang lebih baik sehingga menjadi manusia “Yang dicintai Allah.”

  1. Mengingat Allah di dalam Hati, Lisan, dan Tindakan Sehari-hari

Kita harus senantiasa mengingat Allah baik dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan yang kita lakukan. Barang siapa yang selalu mengingat Allah dalam hidupnya maka akan mendapatkan ampunan dan ridha-Nya. Sebagaimana firman Allah berikut ini: “..Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS Al-Ahzab: 35). Jadi dapat disimpulkan bawha dengan mengingat Allah maka kita akan didekatkan dengan jalan yang lurus. Mengingat Allah dalam hati, lisan, dan perbuatan akan menjadi bekal kita untuk masuk surga dan menapaki setiap tingkatannya.

  1. Cinta kepada Allah membawa Cinta Kepada Seluruh Makhluk-Nya
BACA JUGA :   Cinta dalam Diam dan Cinta dalam Pandangan Islam

Cinta Allah akan membawa kita untuk mencintai sesama makhluknya.  Dalam artian  diri kita merasa ridha bahwa apa pun yang ada di alam semesta ini di bawah ketentuan Allah. Inilah yang akan membuat hati kita lebih tentram dan senantiasa dalam ridhonya.

  1. Merenungkan Nama-nama dan Sifat-sifat Allah serta Berma’rifat terhadapNya

Kita juga harus merenungkan nama-nama Allah. Kemudian dia membenarkan Allah dalam pergaulannya kehidupan kita sehari-hari. Kita harus mengingat betapa mulianya nama-nama Allah tersebut

Barangsiapa yang mengimani sifat-sifat Allah kemudian dengan kesadaran diri menyadaro kesempurnan-Nya hal ini adalah pembangkit bagi hati untuk cinta kepada-Nya. Hati kita pasti akan selalu merasa cinta kepada yang dikenalnya dan terus rindu untuk selalu bersama-Nya.

  1. Menyadari Kebaikan Allah dan Segala Kenikmatan dariNya

Sebagai seorang hamba sudah sewajarnya kita mennyadari bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah SWT. Segala nikmat dan kebaikan yang ada dalam hidup kita adalah suatu berkah yang diberikan oleh Allah juga. Untuk itu kita harus selalu mngengingatnya dalam setiap keadaan. Baik suka maupun duka.

Allah lah yang lebih mengetahui mana yang terbaik untuk kita.  Karena terkadang sesuatu yang kita anggap buruk merupakan suatu kebaikan yang tidak nampak oleh mata kita. Dan dibalik semua itu ada kebaikan yang telah Allah persiapkan untuk diri kita.

  1. Menyerahkan Diri Sepenuhnya Hanya kepada Allah

Yang dimaksud berserah diri di sini adalah dengan melakukan segala sesuatu karena Allahm kemudian dilakukan dengan kekhusyukan hati, penyerahan diri sepenuhnya, kesadaran diri bahwa kita sangat membutuhkan pertolongan dari Allah SWT.

  1. Bermunajatlahkepada Allah di Tengah Malam

Seperti yang sudah sering kita bahas bahwa sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling mustajab untuk kita berdoa. Untuk itu kita disarankan untuk menajlankan sholat malam kemudian bermunajat kepada Allah. Kita berbisik dan mencurahkan segala isi hati kita, berdoa memohon pertolongannya.

  1. Bersahabat dengan Para Pecinta Allah
BACA JUGA :   Cinta dalam Diam dan Cinta dalam Pandangan Islam

Disnilah Ibnu Al-Qayyim dengan kita berinteraksi dengan mereka yang mencintai Allah, maka akan menjadi keniscayaan menuju cinta kepada Allah. Rasulullah juga pernah bersabda “Allah berfirman, Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintai-Ku. Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mencintai-Ku. Cintaku menjadi keniscayaan bagi orang-orang yang mengunjungi-Ku.” (Hr. Ahmad).

Sesungguhnya cinta seorang hamba kepada saudaranya yang beralasan karena Allah adalah buah dari ketulusan iman serta nilai-nilai luhur yang kita miliki. Kemudian cinta tersebut dijaga oleh Allah dalam hati seorang hamba yang beriman, sehingga ia mendapatkan ketetapan iman.

  1. Menjauhi Segala Hal yang Dapat Melalaikan Hati

Kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada kebaikan. Agar hati kita tetap mencintai dan mengimani Allah SWT. Karena apabila kita berada di tempat yang mendekatkan kita pada keburukan, artinya kita juga seperti sedang menjauh dari Allah SWT.

Dan juga telah dijelaskan sebelumnya, kita harus berteman dengan orang-orang yang mencintai Allah. Agar kita juga semakin dekat kepadanya sehingga dapat meraih cinta dan ridho-Nya dalam hidup kita.

 

Semoga artikel ini bermanfaat dan kita senantiasa menjadi hamba yang beruntung. Yaitu seorang hamba yang mencintai dan dicintai oleh Allah SWT. AAmiin AAmiin Yaa Rabbal Aalamiin.

 

Baca juga: Keutamaan Bulan Ramadhan Bulan yang Penuh Rahmat

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *