Mari Kita Simak Doa Setelah Sholat Dhuha dengan Artinya

  • Whatsapp

Kita berdoa kepada Allah dengan segenap kerendahan hati untuk menggapai ridho Allah SWT. Ketika kita sedang berdoa hendaklah kita melakukannya dengan bersikap  khusyu’ atau bersungguh-sungguh terhadap apa yang kita mohonkan kepada Allah SWT. Doa Setelah Sholat Dhuha

Telah dijelaskan di dalam Al-Quran bahwa kita sebagai seorang hamba harus taat melaksanakan ibadah kemudian senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memanjatkan doa yang disertai kerendahan hati, rasa ikhlas dan kita juga harus sering memanjatkan doa. Kita sebenarnya dapan berdoa kapanpun dan dimanapun kecuali di tempat yang memang di larang. Namun juga lebih utama jika kita berdoa di waktu yang mustajab, misalkan anatara adzan dan iqomah.

Kemudian ada pula waktu yang tepat untuk kita memohon rizki adalah ketika kita menunaikan sholat dhuha kemudian berdoa setelahnya. Karena dalam sholat dhuha kita berdoa agar Allah memberi kita limpahan rizki yang barokah.

Niat Sholat Dhuha

Jika kita melihat dari  madzhab Syafi’I dan Hambali mengucapkan niat sebelum menunaikan sholat dhuha hukumnya adalah sunnah. Hal ini kita lakukan agar kita dapat memantapkan hati kemudian lebih khusyu’ dalam beribadah.

Selain itu, niat sholat dhuha tidak perlu kita lafalkan dengan lantang. Namun cukup kita lafalkan dalam hati saja. Alasannya adalah karena mengucap niat sholat dhuha adalah khilaful aula (menyalahi keutamaan) dan bid’ah (tidak dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam).

Terlepas dari berbagai perbedaan pendapat tersebut, berikut ini adalah bacaan niat sholat dhuha yang sering dilafalkan

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Doa Setelah Sholat Dhuha

Dengan sholat dhuha berarti kita menjalankan sunnah yang diajarkan Rasulullah dan merupakan upaya kita mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebenarnya tidak ada hadis yang sahih dari Rasulullah SAW tentang bagaimana bacaan khusus atau doa setelah selesai sholat dhuha. Namun sebenarnya, ada salah satu doa setelah sholat dhuha yang sering kali kita panjatkan setelah selsai menunaikan sholat dhuha.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَآءَ بَهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اٰتِنِيْ مَااٰتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

“Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqidhuhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihiin.”

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

Selain kita membaca doa tersebut, tentunya kita juga dapat menambahkan berbagai doa lainnya karena tidak ada batasan untuk berdoa.

Tata Cara Sholat Dhuha

Berikut ini adalah tata cara melakukan sholat dhuha yang benar dan sesuai yang dianjurkan:

  1. Membaca niat sholat dhuha
  2. Takbirotul Ihram (Mengangkat Kedua Tangan)
  3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Membaca surat Ad-Dhuha
  6. Rukuk dengan tuma’ninah
  7. I’tidal dengan tuma’ninah
  8. Sujud dengan tuma’ninah
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  10. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  12. Membaca surat Al-Fatihah
  13. Membaca surat As-Syams
  14. Rukuk dengan tuma’ninah
  15. I’tidal dengan tuma’ninah
  16. Sujud dengan tuma’ninah
  17. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  18. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  19. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
  20. Salam
  21. Tertib
  22. Kemudian terakhir membaca doa sholat dhuha

Keutamaan sholat dhuha menurut hadist

Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan dalam waktu setelah matahari terbit sampai dengan sebelum matahari berada tepat di atas kepala. Meskipun menunaikan sholat dhuha hukumnya sunnah, tetapi menunaikan sholat dhuha sangatlah dianjurkan sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Sebagaimana anjuran dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim;

 

“Kekasihku Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku dengan tiga perkara. (1) puasa tiga hari dari setiap bulan, (2) dua rakaat sholat Dhuha, dan (3) agar aku sholat witir sebelum tidur”.

 

Rasulullah pun menganjurkan kita untuk menunaikan sholat dhuha juga ada alasannya. Alasannya adalah karena terdapat berbagai keutamaan di dalamnya dan kita sebagai seorang muslim harus mengetahuinnya. Berikut ini adalah penjelasannya:

 

Diampuni Dosanya

Di riwayatkan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosa umatnya. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzu riwayat :

 

“Siapapun yang melaksanakan sholat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.”

Sholat Dhuha Membawa Kecukupan Rezeki

Kemudian bagi mereka yang menunaikan sholat dhuha empat rokaat maka akan Allah cukupkan rizkinya. Hal ini telah diriwayatkan dalam hadist oleh Ahmad:

“Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu’.”  

Sholat Dhuha Sebagai Sedekah

Kemudian juga jika kita menunaikan ibadah sholat dhuha dua rokaat, seorang muslim dianggap telah bersedekah amat banyak. Sebagaimana Hadist berikut ini:

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat Dhuha dua rakaat” (HR Muslim).

Memperoleh Pahala Layaknya Haji dan Umrah

“Barangsiapa yang melaksanakan sholat subuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan sholat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” (HR. Tirmidzi, No 586).

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *