Doa Mimpi Baik dan Doa Mimpi Buruk Beserta Artinya

  • Whatsapp

Pada kesempatan kali ini Naisha ingin membahas mengenai doa mimpi baik dan mimpi buruk. Tentu saja di antara kita semua pasti sering mengalami sesuatu yang sring kita sebut dengan mimpi. Doa Mimpi baik.

Sebagai seorang musli, sudah seharusnya bersyukur karena banyak sekali doa yang diajarkan untuk kebaikan kita, baik itu doa sehari-hari maupun doa khusus, seperti halnya doa agar kita diberi mimpi baik, doa saat mendapatkan mimpi baik atau bahkan ketika kita berdoa ketika mendapatkan mimpi buruk

Berikut ini adalah bacaan doa agar di beri mimpi bauk, doa ketika mendapatkan mimpi baik dan doa ketika mendapatkan mimpi buruk.

Doa Mimpi Baik

Doa Agar Diberi Mimpi Baik Dan Indah

 

اَللّٰهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ رُؤْيًا صَالِحًا صَادِقَةً غَيْرَ كَاذِبَةٍ نَافِعَةً غَيْرَضَارَّةٍ

Alloohumma inni as-aluka ru’yan shoolihatan shoodiqotan ghoiro kaadzibatin naafi’atan ghoiro dloorrotin

 

Artinya: “Ya Allah, aku mohon kepadaMu mimpi yang baik yang benar dan tidak dusta, yang bermanfaat dan tidak berbahaya”

Doa di atas kita baca ketika hendak tidur setelah membaca doa sebelum tidur.

Kemudian apa yang harus kita baca ketika mendapatkan mimpi baik? Dan doa apa yang harus kita baca ketika mendapatkan mimpi buruk? Yuk kita simak pembahasan dibawah ini.

 

Berikut ini adalah doa yang dapat kita baca ketika kita mendapatkan mimpi buruk dan ketika mendapatkan mimpi baik.

  1. Doa ketika mendapat mimpi buruk

 

اَللّٰهُمَّ إِنّىِ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

Allaahumma innii a’uudzubika min ‘amalisy syaithaani wa sayyiaatil ahlaami

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk.”

  1. Doa ketika mendapat mimpi baik

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ قَطْلَ الْحَاجَتِ

Alhamdulillahil ladzii qodzoo haajati

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi hajatku.”

Jenis-jenis Mimpi Dalam Islam

Mimpi memiliki beberapa jenis, Rasulullah SAW juga pernah menjelaskan beberapa jenis mimpi tersebut mimpi dalam sebuah hadist terkait dan dari mana datangnya mimpi.

 

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

 

Artinya: “Mimpi itu ada tiga: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayal seseorang.” (HR. Muslim)

 

Dalam Hadist diatas mimpi di bagi menjadi tiga:

 

Yang pertama adalah mimpi yang disebut dengan ru’ya al hasanah (ru’ya ash shalihah). Yang artinya adalah mimpi yang baik. Seperti yang kita tahu bahwa mimpi datangnya dari Allah SWT. Ciri mimpi tersebut adalah membahagiakan, menggembirakan, disenangi, tanpa kita memikirkan apapun sebelum kita tidur. Kemudian kita akan merasa senang, bahagia dan tenang ketika terbangun.

 

Yang kedua disebut dengan ru’ya as sayyi’at (ru’ya at tahzin min asy syaithan). Yang artinya adalah mimpi buruk. Mimpi ini merupakan gangguan yang datangnya dari setan. Ciri mimpi tersebut adalah menyeramkan, menakutkan dan menyedihkan. Kemudian ketika kita terbangun dari mimpi hati kita rasanya gelisah dengan mimpi tersebut.

 

Kemudian yang ke tiga disebut dengan haditsu an nafsi. Mimpi ini adalah mimpi yang berasal dari akal pikiran kita, atau sekedar bunga tidur. Namun inilah yang sering terjadi dalam diri kita  sehari-hari. Mimpi tersebut hadir karena kita sebelumnya memikirkan sesuatu atau memiliki hayalan tertentu, hal itu kemudian muncul di alam mimpi.

 

Hadist Rasulullah SAW tentang mimpi buruk

 

“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut.” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Meskipun mimpu buruk datang dari setan, pada hakikatnya semua yang terjadi aalah karena Allah SWT, untuk itu kita juga sudah sepatutnya meminta perlindungan kepada-Nya.

Selain membaca doa, tentunya juga ada beberapa hal yang disarankan oleh Rasulullah SAW jika mimpi buruk terjadi pada kita. Berikut ini yang harus kita lakukan jika mengalami mimpi buruk.

  1. Meludah ke kiri sebanyak tiga kali

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).

Kemudian juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar halaman 92, yaitu dengan sakadar meniup tanpa mengeluarkan air ludah.

“Mimpi yang baik bersumber dari Allah. Dan mimpi buruk datangnya dari setan. Maka barangsiapa bermimpi yang dibenci (mimpi buruk), hendaknya ia meludah ke kiri sebanyak tiga kali dan mohon perlindungan kepada Allah dari setan. Maka sesungguhnya mimpi itu tidak akan membahayakannya” (Muttafaq Alaih)

  1. Hendaklah kita membaca ta’awudz

Kita juga disarankan untuk membaca taawudz, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadist lainnya.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“a’udzu billahi minasy syaithanir rajim”

Artinya: “aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”.

Berikut ini hadist nya:

“Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya.” (HR. Al Bukhari).

  1. Disarankan untuk melaksanakan sholat

“Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim).

  1. Kemudian hendaklah kita mengubah posisi tidur

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim).

  1. Lalu sebaiknya tidak menceritakan ke orang lain

“Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

  1. Tidak menafsirkan sendiri mimpi dengan tafsir yang negatif

“Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih).

Baca juga: Doa Niat Puasa Ramadhan dan Artinya Lengkap dengan Dasar Hadistnya

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *