Yuk Kita Simak Doa Hari Pertama Puasa sampai dengan Hari Kesepuluh

  • Whatsapp

Tidak terasa kita sedang memasuki 10 hari puasa Ramadhan. Berikut ini adalah doa di 10 hari pertama Ramadhan yang dapat kita amalkan berdasarkan sunah Rasulullah yang diriwayatkan dalam hadist. Doa Hari Pertama Puasa

Doa Hari Pertama Puasa

Allahuma sallimni li Ramadhana, wa sallim Ramadhana li, wa sallimhu minni (HR. At-Thabarani dan Ad-Dailami).

Artinya:

“Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadan untukku dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di bulan Ramadan.”

Doa Hari Kedua Puasa

Allâhumma qarribnî fîhi ilâ mardhâtika, wa jannibnî fîhi minsakhatika wa naqimâtika, wa waffiqnî fîhi liqirâati âyâtika birahmatika yâ Arhamar râhimîn.

Artinya: “Ya Allah, dekatkanlah aku di bulan ini dari ridha-Mu, hindarkanlah aku di bulan ini dari kemurkaan-Mu, dan anugerahkanlah taufik kepadaku di bulan ini untuk membaca ayat-ayat (kitab)-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.”

Doa Hari Ketiga Puasa

Allâhummarzuqnî fîhidz dzihna wattanbîh, wa bâ’idnî fîhi minas safâhati wattamwîh, waj’allî nashîban min kulli khyarin tunzilu fîhi, bijûdika yâ Ajwadal ajwadîn.

Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini kecerdasan dan kesadaran diri, jauhkanlah aku di bulan ini dari ketololan dan kesesatan, dan limpahkanlah kepadaku sebagian dari setiap kebajikan yang Engkau turunkan di bulan ini. Dengan kedermawanan-Mu, wahai Dzat Yang Lebih Dermawan dari para dermawan.”

Doa Hari Keempat Puasa

Allâhumma qawwinî fîhi ‘alâ iqâmati amrika, wa adziqnî fîhi halâwata dzikrika, wa awzi’nî fîhi liadâi syukrika bikaramika, wahfazhnî fîhi bihifzhika wa satrika, yâ Absharan nâzhirîn.

Artinya: “Ya Allah, kuatkanlah diriku di bulan ini untuk melaksanakan perintah-Mu, anugerahkan kepadaku di bulan ini kemanisan mengingat-Mu, dengan kemurahan-Mu berikanlah kesempatan kepadaku di bulan ini untuk bersyukur kepada-Mu demi kemurahan-Mu, dan dengan penjagaan dan tirai-Mu jagalah diriku di bulan ini, wahai Dzat Yang Lebih Melihat dari orang-orang yang melihat.”

Doa Hari Kelima Puasa

Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn, waj’alnî fîhi min ‘ibâdikash shâlihînal qânitîn, waj’alnî fîhi min awliyâikal muqarrabîn, bira’fatika yâ Arhamar râhimîn.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang memohon pengampunan, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan para kekasih-Mu yang dekat dengan-Mu. Dengan kasih sayang-mu wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih.”

Doa Hari Keenam Puasa

Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika, wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimika, wa zahrihnî fîhi min mûjibâti sakhatika, bimannika wa âyâtika yâ Muntahâ raghbatir râghibîn.

Artinya: “Ya Allah, jangan Kau hinakan aku di bulan ini karena keberanianku bermaksiat kepada-Mu, jangan Kau cambuk aku dengan cambuk kemurkaan-Mu dan jauhkanlah aku dari (segala perbuatan) yang menyebabkan murka-Mu. Dengan anugerah dan kekuasaan-Mu wahai Puncak Harapan para pengharap.”

Doa Hari Ketujuh Puasa

Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajadzdzibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmhi, warzuqnî fîhi dzikraka bidawâmihi, wa bitawfîqika yâ Hâdil mudhillîn.

Artinya: “Ya Allah, bantulah aku di bulan ini dalam melaksanakan puasa dan ibadah, jauhkanlah aku di bulan ini dari kesalahan dan doa-dosa (yang tidak pantas dilaksanakan) di dalamnya, dan anugerahkanlah kepadaku di bulan ini (kesempatan untuk) mengingat-Mu untuk selamanya dengan taufik-Mu, wahai penunjuk jalan orang-orang yang sesat.

Doa Hari Kedelapan Puasa

Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm, wa ith’âmath tha’âm, wa ifsyâas salâm, wa shuhbatal kirâm, bithawlika yâ Malja-al âmilîn.

Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini untuk mengasihani anak-anak yatim, memberi makan, menebarkan salam dan bersahabat dengan orang-orang mulia. Dengan keutamaan-Mu, wahai Tempat Bernaung orang-orang yang berharap.”

Doa Hari Kesembilan Puasa

Allâhummaj’allî fîhi nashîbam mir rahmatikal wâsi’ah, wadinî fîhi libarâhînikas sâthi’ah, wa khudz binâshiyatî ilâ mardhâtikal jâmi’ah, bimahabbatika yâ Amalal musytâqîn.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kepadaku di bulan sebagian dari rahmat-Mu yang luas, tunjukanlah aku di bulan ini kepada tanda-tanda-Mu yang terang, dan tuntunlah aku kepada ridha-Mu yang maha luas. Dengan cinta-Mu wahai harapan orang-orang yang rindu.”

Doa Hari Kesepuluh Puasa

Allâhummaj’anî fîhi minal mutawakkilîna ‘alayka, waj’alnî fîhi minal fâizîna ladayka, waj’alnî fîhi minal muqarrabîna ilayka, bi-ihsânika yâ Ghâyatath thâlibîn.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang bertawakal kepada-Mu, jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang jaya di haribaan-Mu, dan jadikanlah aku di bulan ini dari golongan orang-orang yang telah dekat kepada-Mu. Dengan kebaikan-Mu wahai tujuan orang-orang yang berharap”

Kemudian ada pula keutamaan 10 hari pertama bulan Ramadan yang ternyata sangat mulia. Banyak juga keistimewaaan dalam amal ibadah kita selama 10 hari pertama berpuasa. Meskipun pada hari tersebut tubuh kita sedang beradaptasi dengan rutinitas berpuasa.

10 hari pertama dari bulan Ramadan tersebut mulia jika kita semua melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya. Tentu saja hal ini kita klakukan bukan hanya untuk mendapatkan pahala, namun juga untuk mendapatkan ridha dan keberkahan dari Allah SWT.

Banyak amalan yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan keutamaan di 10 hari pertama bulan Ramadan. Misalnya saja dengan kita berdzikir, mengerjakan berbagai sholat sunnah dan berdoa memohon kepada Allah agar dilimpahkan kebaikan dunia dan akhirat.

lalu apa saja keutamaan tersebut? Mari kita simak pembahasan dibawah ini, yang telah Naisha rangjumkan dari berbagai sumber.

  1. Terbukanya pahala saat bertadaruz

Apakah Naisha mate sudah tahu bahwa Al-Quran pertama kali diturunkan di bulan Ramadhan? Al-Quran diturunkan ketika bulan suci Ramadhan, untuk itu alangkah baiknya jika ketika kita mengamalkan ibadah puasa didampingi dengan membaca kitab suci Al-Quran.

Selain mendapatkan pahala, membaca Al-Quran juga dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Baqarah berikut,

“Di antara amal kebajikan yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah SWT yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadan.” (QS. Al Baqarah ayat 185).

  1. Bulan yang Penuh Rahmat

Seperti yang kita tahu bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan keberkahan. Perlu kita ketahui bersama bahwa 10 hari pertama Ramadan, pintu rahmat Allah SWT akan senantiasa mulai terbuka bagi hamba-Nya. Sbagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka). ”

  1. Penuh dengan Petunjuk dari Allah SWT

Selain penuh dengan ampunan dan rahmat, siapa pun yang mengerjakan amal salih di bulan Ramadhan akan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. Dalam 10 hari pertama bulan Ramadan, terdapat banyak amalana dan ibadah yang dapat kita lakukan

  1. Waktu yang Tepat untuk Berdoa

Bulan ini adalah waktu yang tepat bagi kita umat muslim untuk berdoa kepada Allah SWT. Dan waktu yang tepat tersebut adalah di ketika kita berpuasa, waktu makan sahur, dan ketika kita menderdengar adzan. Untuk itu akan lebih baik jika kita senantiasa berdoa kepada Allah.

 

Baca juga: Jangan Sampai Rugi, Ini Dia Amalan Sunnah Bulan Ramadhan

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *