Doa Rajab dan Amalan-Amalan yang Dapat Dilakukan di Bulan Rajab

  • Whatsapp

Bulan Rajab merupakan salah satu dari bulan haram atau bulan yang mulia. Karena pada bulan ini, semua hal buruk termasuk perang diharamkan. Maka dari itu bulan Rajab dikatakan sebagai bulan haram. Doa Rajab

Dalam surat At-Taubah ayat 36, ditafsirkan bahwa Allah SWT menjadikan perbuatan dosa di bulan ini dihitung lebih besar ganjarannya. Begitu juga dengan amalan-amalan baik akan dilipat gandakan pahalanya.

Surat At Taubat ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ – ٣٦

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (untuk perang). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.” (QS At Taubah ayat 36).

Dari 4 bulan haram ini, bulan Rajab yang juga memiliki datar keutamaan ibadahnya. Apa saja, berikut infonya yang telah Naisha rangkumkan

Dalam buku ‘Kalender Harian Ibadah Sunnah Sehari-hari Sepanjang Tahun karya Mujahidin Nur, terdapat sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim:

“Rasulullah juga bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana kondisinya, ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan, di antaranya empat bulan haram. Tiga bulan berturut-turut Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan antara Jumadil Akhir dan Sya’ban” (HR Bukhari dan Muslim).

Doa Rajab

Nabi Muhammad SAW diriwayatkan pernah memanjatkan doa berikut ini di bulan Rajab. Doa ini agar kita diberikan umur yang panjang sehingga dapat bertemu dengan Ramadhan

Arab: أللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان

Latin: Allahumma barik lana fi rajaba wa sya’bana wa balighna Ramadhana.

Artinya: Ya Allah, berkahilah umur kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikan lahh (umur) kami hingga bulan Ramadhan.

 

Pada bulan Rajab, terdapat juga amalan-amalan, seperti doa bulan Rajab. Berikut adalah amalan-amalan dan kestimewaan ketika membacanya:

  1. Berdzikir

Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan pada bulan Rajab adalah kita dianjurkan untuk memperbanyak berdzikir kepada Allah. Dengan kita memperbanyak istighfar, Allah SWT dapat memudahkan semua urusan dan mengangkat kesulitan. Serta yang paling penting adalah, mengampuni dosa-dosa yang pernah kita perbuat.

Selain itu, Naisha mate juga bisa rutin berzikir pada Allah SWT. Apabila kita rutinkan zikir pagi dan sore setiap harinya untuk mendapat keridhaan dari Allah SWT.

Seperti yang dikatakan dalam Al Quran surat Ar-Ro’d ayat 28 yang artinya:

“yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir pada Allah, ingatlah dengan dzikir pada Allah itu, maka hati pun akan merasa aman dan tentram”.

Beristighfar

Rasulullah SAW pernah bersabda, bahwa bulan Rajab adalah bulan permohonan pengampunan bagi umatku maka hendaknya mereka memperbanyak istighfar di dalamnya.

Istighfar yang dimaksud:

Astaghfirullaha wa atuubu ilaiih

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya”.

Bertasbih

Pada bulan Rajab hendaknya membaca tasbih seperti berikut ini:

Subhanallahil jaliil, subhaana mallaa yambaghittasbiihu illaa lahu. Subhaanal a’azzilakromi. Subhaana mallabisal’izza wa huwa lahuu ahlun

“Maha Suci Tuhan yang Maha Agung, Maha Suci yang tidak layak bertasbih kecuali kepada-Nya. Maha Suci yang Maha Agung dan Maha Mulia, Maha Suci yang menyandang keagungan, dan hanay Dia yang layak memilikinya.”

 

Membaca لا إله إلا الله

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca di bulan Rajab laa ilaaha illallaah sebanyak seribu kali, Allah mencatat baginya seratus ribu kebaikan dan membangunkannnya baginya seratus kota di surga”.

  1. Membaca sholawat nabi

Dikatakan, dalam bulan haram kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik dan mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah membaca shalawat sebanyak-banyaknya.

Shalawat nabi bisa kitalakukan kapan saja, baik itu di pagi, siang, sore, atau malam. Bahkan, di sela-sela waktu istirahat yangbsedang kita jalani.

  1. Membaca surat Al-Ikhlas

Dalam sebuah riwayat dikatakan, “Barangsiapa yang membaca surat Al Ikhlas seratus kali pada hari Jumat di bulan Rajab, dia akan memperoleh cahaya yang mengantarkan ke surga.”

Bunyi surat Al Ikhlas adalah sebagai berikut:

Qul huwallahu ahad
(Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.)

Allahus samad
(Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.)

Lam yalid wa lam yulad
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,)

Wa lam yakul lah kufuwan ahad
(Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”)

  1. Melakukan puasa rajab

Terdapat 3 perbedaan mengenai puasa Rajab. Yang pertama adalah ada yang menganggap itu bid’ah atau tidak disarankan. Lalu ada juga yang berpendapat bahwa hukumnya makruh, tidak dilarang namun lebih baik jika tidak dilakukan.

Yang terakhir adalah yang beranggapan bahwa hukumnya sunnah, artinya tidak wajib dilakukan namun di mana jika dilakukan bisa mendapat pahala.

Waktu untuk melangsungkan puasa Rajab dimulai dari tanggal 1-10 Rajab. Namun jika terlewat, Naisha mate masih bisa melanjutkan puasa Senin Kamis dengan pahala yang dilipatgandakan.

  1. Melakukan qiyamul lail

Salah satu sahabat Rasulullah SAW, Sayyidina Ali sering melakukan salat malam kala malam pertama bulan Rajab.

Di lansir dari NU Online, Syekh Abdul Qadir al-Jilani dalam kita al-Ghun-yah diterangkan seperti ini:

Sayyidina Ali radhiyallaahu ‘anhu memfokuskan dirinya untuk beribadah dalam empat malam dalam satu tahun, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Idul Fitri, malam Idul Adha, dan malam Nishfu Sya’ban.

Naisha mate juga bisa melakukannya. Namun tak hanya di malam pertama Bulan Rajab, namun di malam-malam lainnya juga dapat kita lakukan. Karena semua ibadah akan diganjar dengan lebih besar dibandingkan dengan bulan lainnya.

Baca juga: Doa Sesudah Minum dan Adab yang Dianjurkan Saat Minum

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *