Doa Khatam Quran dan Berbagai Keutamaan Membaca Al-Quran

  • Whatsapp

Apabila kita telah berhasil menyelesaikan membaca Al-Quran 30 juz, biasanya akan di akhiri dengan membaca doa khatam Al-Quran. Untuk menyempurnakan ibadah kita, maka Naisha mate bisa membaca doa khatam Al-Qur’an sesuai dengan yang telah dianjurkan. Doa khatam Al-Quran sendiri biasanya ada di dalam Al-Quran di bagian akhir. Doa Khatam Quran.

Saat kita membaca doa khatam Al-Quran, saat itulah doa-doa kita juga akan diijabah oleh Allah SWT sebagaimana yang diriwayatkan dalam sebuah hadist oleh Ad-Darimy. Dalam hadits tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

مَنْ قَرَأَ الْقُرْأٓنَ ثُمَّ دَعَا، أَمَّنَ عَلَى دُعَائِهِ اَرْبَعَةُ اَلَافِ مَلِكٍ

Artinya:

“Barangsiapa membaca Aluuran (sampai khatam) kemudian berdoa. Maka 4000 malaikat ikut mengamini doanya” (HR ad-Darimi).

Meskipun sebenarnya tidak ada informasi atau keterangan yang shahih yang dapat menjelaskan tentang fadhilah berdoa setelah khatam Al-Quran. Namun di sisi lain memanjatkan doa setelah khatam Al-Quran sudah menjadi tradisi yang biasa dilakukan dan sebagian ahli fiqih pun melakukannya.

Doa Khatam Quran

Berikut ini doa katam Al-Quran yang dapat kita panjatkan

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِيْ بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِيْ إِمَاماً وَنُوْرًا وَهُدًى وَرَحْمَةً اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِيْ مِنْهُ مَا نَسِيْتُ وَعَلِّمْنِيْ مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِى تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِىْ حُجَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْن

Allhummarhamni bilqur’an. Wajalhu li imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirni minhu ma nasitu wa ‘allimni minhu ma jahiltu warzuqni tilawatahu aana-allaili waj’alhu li hujatan ya rabbal ‘alamin

Artinya:

“Ya Allah berikanlah rahmat kepadaku dengan kitab Al-Quran yang agung ini, jadikanlah ia (Al-Quran) bagiku sebagai panutan, cahaya, serta petunjuk rahmat. Ya Allah ingantkanlah aku seandainya aku lupa akan ayat-ayat Al-Quran. Ajarkanlah aku dari padanya yang belum aku ketahui dan anugerahkanlah kepadaku kesempatan membaca Al-Quran tengah malam dan siang hari dan jadikanlah ia (Al-Quran) sebagai pembela yang kuat bagiku. Wahai Allah, Tuhan semesta alam,”

Dalam doa di tersebut menyimpan 6 makna yaitu meminta kasih kepada Allah SWT, meminta agar Al-Quran dijadikan pemimpin, kemudian cahaya, petunjuk serta rahma bagi kitat. Setelah kita selesai membaca doa khatam al-qur’an, tahukah Naisha mate bahwa ada beberapa keutamaan dalam membaca al-qur’an? Dikutip dari buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi’i karya Abu Ya’la Kurnaedi, berikut lima keutamaan  dalam membaca Al-Quran:

1. Perniagaan yang tidak pernah merugi

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ# لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Mahapengampun, Mahapensyukur.” (QS Fathir: 29-30).

Dalam ayat ini Allah menjanjikan kepada kita bahwa barang siapay ang membaca Al-Quran  dan mengamalkannya maka baginya pahala yang besar, dan Allah akan memberikan karunianya yang tidak di ketahui seberapa besar jumlahnya. Sungguh, beruntunglah umat manusia yang memilki sifat demikian.

Kemudian masih berkaitan juga dengan hal tersebut, Imam Qatadah rahimahullah, sebagaimana dikutip dari Tafsir karya Ibnu Katsir berkata, Dalam kitab yang ditafsirkannya, Imam al-Qurthubi berkata tentang ayat di atas: “Ini adalah ayat para qari yang mengamalkan (isinya) dan memahaminya.”

2. Mendapatkan syafaat pada Hari Kiamat 

Rasulullah SAW bersabda:

اقرأوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأ صحابه

“Bacalah Alquran, sesungguhnya ia pada hari Kiamat akan datang memberi syafaat kepada pembacanya.” (HR Muslim).

3. Memperoleh pahala yang banyak 

Ibnu Mas’ud RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

من قرأ حرفا من كتاب الله فله حسنة والحسنة بعشر أمثالها لا أقول الم حرف ولكن ألف حرف ولام حرف وميم حرف

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka baginya satu pahala, dan satu pahala itu dilipatgandakan menjadi sepuluh pahala. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR At-Tirmidzi).

4. Sebagai kebaikan bagi pembacanya 

Kebaikan di sini berlaku baik bagi yang sudah mahir maupun yang masih terbata-bata dalm membaca Al-Quran. Rasulullah SAW bersabda:

الماهر بالقرآن مع السفرة الكرام البررة، والذي يقرأ القرآن ويتتعتع فيه وهو عليه شاق، له أجران

“Orang yang mahir membac Al-Quran maka dia bersama-sama dengan malaikat yang mulia dan taat, sedangkan yang membaca Alquran dengan terbata-bata dan merasakan kesulitan maka baginya dua pahala.” (HR Muslim).

5. Pencapaian yang lebih baik dari harta dunia

Uqbah bin Amir RA berkata:

خَرَجَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ وَنَحْنُ في الصُّفَّةِ، فَقالَ: أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ كُلَّ يَومٍ إلى بُطْحَانَ، أَوْ إلى العَقِيقِ، فَيَأْتِيَ منه بنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ في غيرِ إثْمٍ، وَلَا قَطْعِ رَحِمٍ؟ فَقُلْنَا: يا رَسولَ اللهِ، نُحِبُّ ذلكَ، قالَ: أَفلا يَغْدُو أَحَدُكُمْ إلى المَسْجِدِ فَيَعْلَمُ، أَوْ يَقْرَأُ آيَتَيْنِ مِن كِتَابِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، خَيْرٌ له مِن نَاقَتَيْنِ، وَثَلَاثٌ خَيْرٌ له مِن ثَلَاثٍ، وَأَرْبَعٌ خَيْرٌ له مِن أَرْبَعٍ، وَمِنْ أَعْدَادِهِنَّ مِنَ الإبِلِ

“Rasulullah SAW keluar dan kami berada di Shuffah saat itu, lalu beliau bersabda: ‘Siapa di antara kalian yang suka setiap hari pergi ke lembah Buth-han atau lembah Aqiq kemudian pulang membawa dua unta yang gemuk tanpa berbuat dosa dan tanpa memutuskan hubungan silaturahim?’

Kami menjawab: ‘Wahai Rasulullah, kami menginginkan hal tersebut’.

Beliau bersabda: “Tidakkah salah satu di antara kalian pergi ke masjid kemudian mempelajari atau membaca dua ayat dari Kitabullah sebab hal itu lebih baik baginya daripada mendapatkan dua unta, tiga ayat lebih baik daripada tiga unta, empat ayat lebih baik daripada empat unta, dan dari sekian jumlah ayat maka itu lebih baik daripada sekian jumlah unta.” (HR Muslim dan Ibnu Hibban).

Adapun Al-Quran sebagai Kalamullah, yang memiliki sifat-sifat yang Maha Agung. Maka hendaklah kita sebagai seorang hamba yang menginginkan anugrah besar dari-Nya sudah seharusnya menghabiskan umurnya dengan membaca, mempelajari serta mengamalkan kandungan yang terdapat dalam Al-Quran.

 

Baca juga: Naisha Mate, Yuk Kita Simak Amalan Doa Subuh Berikut Ini

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *