Doa Mengantar Jenazah dan Agar Meninggal dalam Keadaan Baik

  • Whatsapp

Doa Mengantar Jenazah

Sebagai seorang muslim tentunya kita sering melihat orang berdoa ketika mengantarkan jenazah, kemudian bagaimana hukumnya? mari kita simak penjelaan dari Imam Nawawi berikut ini. Doa Mengantar Jenazah

Imam An-Nawawi membahas dalam Bab dzikir yang dibaca ketika mengiringi jenazah: “Dianjurkan bagi orang yang mengantarkan jenazah untuk menyibukkan dirinya dengan mengingat Allah dan merenungkan apa yang akan dia temui setelah kematian, bagaimana tempat kembalinya, dan apa yang akan dia dapatkan di sana, serta memikirkan bahwa kematian merupakan penghujung dunia dan kondisi akhir penduduk dunia.

Kemudian, jangan sekali-kali berbicara mengenai sesuatu yang tidak ada manfaatnya. Karena pada saat itu adalah waktu untuk merenung dan berpikir tentang kehidupan setelah mati. Sangat tercela jika digunakan untuk hal yang melalaikan, main-main, dan sibuk dengan omong kosong. Karena berbicara yang tidak ada manfaatnya terlarang dalam setiap keadaan, maka baimana lagi dalam kondisi semacam ini.

Kemudian ketauhilah, bahwa yang benar dan sesuai dengan kebiasaan para sahabat adalah diam ketika mengiringi jenazah. Tidak boleh mengeraskan suara dengan membaca Alquran atau dzikir, atau bacaan lainnya. Inilah yang benar. Dan jangan tertipu dengan banyaknya orang yang bersikap sebaliknya”. (Al-Adzkar, karya An-Nawawi, Hal.160).

Belakangan, semenjak wabah covid-19 kita meliihat banyak sekali prosesi pemakaman. Dan sebagian besar adalah bagian dari mereka yang terjangkit covid-19. Sedih memang rasanya apabila kita melihat semua ini. Doa Mengantar Jenazah

Masoih berkaitan dengan pemakaman, kita memang tidak dianjurkan untuk melayat jenazah Covid-19. Seluruh urusan pemakaman menjadi urusan Nakes atau relawan karena pemakamannyapun dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Apabila kita lihat secara umum sebenarnnya prosesi pemakaman dijalankan tidak berbeda jauh dengan jenazah normal. Hanya saja pelayat tidak boleh mendekati titik kuburan hingga jarak tertentu. Dan yang menjalankan prosesi pemakaman biasanya juga menggunakan standar tertentu.

Meskipun seperti itu, adab ketika pemakaman tetaplah berlaku. Jika kita mengiringi prosesi pemakaman jenazah, maka sebaiknya kita menjaga sopan santun kita.

Salah satunya dengan kita mengucapkan beberapa doa ini ketika masuk ke pemakaman. Doa ini diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dalam hadis riwayat Imam Muslim.

Doa Masuk Pemakaman

Ketika kita mamsuki pemakaman sebaiknya kita mengucap salam terlebih dahulu. Dan mengucapkan doa seperti berikut ini.

Assalamu ‘alaikum ahlad diyar minal mukminina wal muslimina wa inna insya alah lalakhiqquna asalullaha lana wa lakumul ‘afiyyah.

Artinya,

” Salam sejahtera atas kamu sekalian wahai penduduk kuburan kaum Mukminin dan Muslimin. Dan jika Allah menghendaki, kami akan menyusulmu. Kami memohon kepada Allah untuk kami dan untuk kamu sekalian agar sejahtera.”

Doa Mohon Agar Meninggal Husnul Khotimah

Setiap orang telah memiliki ketentuan dari Allah SWT pada saat menjalankan kehidupannya. Tentunya kitra pasti sering mendengar bahwa ada tiga hal yang sudah ditakdirkan kepada manusia yaitu jodoh, rezeki, dan mati.

Kematian merupakan sesuatu yang pasti akan terjadi pada seluruh makhluk hidup, termasuk manusia. Namun kapan waktunya seseorang meninggal hanya Allah yang mengetahui.

Tetapi, kematian seperti apa yang kita harapkan? Karena kematian bisa saja terjadi secara baik ataupun buruk. Dalam Islam dikenal Husnul Khotimah dan Su’ul Khotimah.

Husnul khotimah adalah kematian yang selalu dinantikan orang. Meninggal karena sebab dan keadaan yang baik sperti yang didambakan setiap orang.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita memohon agar dimatikan dalam keadaan Husnul Khotimah. Atau mati dalam keadaan yang baik.

Agar hal itu terjadi, kita dianjurkan untuk membaca doa ini. Doa ini adalah yang diajarkan Imam Al Ghazali.

Doa agar Husnul Khotimah

Bismillahir rahmanir rahim. Ya hayyu ya qoyyumu ya badi’as samawati wal ardli ya dzal jalali wal ikram. Allahumma inni as-aluka an tuhyiya qolbi binuri ma’rifatika abada. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, ya rahmaan, ya rahim, bi rahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya,

” Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Berdiri Sendiri, wahai Dzat Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Mulia. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu agar Engkau menghidupkan hatiku dengan nur makrifat kepada-Mu selamanya. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, wahai Dzat Maha Pengasih, wahai Dzat Maha Penyayang, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Maha Pengasih di antara para pengasih.”

Dengan memanjatkan doa tersebut, kita berharap agar dapat menemui ajal kita dengan kebaikan. Serta meninggal dalam keadaan beriman kepada Allah SWT.

Doa Mohon Ampun Karena Khilaf Telah Menyakiti Orang Lain

Tidak dapat kita pungkiri bahwa sering kali emosi kita naik turun. Terkadang semua itu tergantung dengan kondisi yang ada. Misalnya saja saat kita merasa bosan dan penat bisa saja membuat emosi seseorang meluap. Yang tanpa kita sadari mungkin dapat melukai orang lain.

Menjadikan orang yang mendengarnya merasa tidak nyaman. Kemudian alhasil, dia akan menjauh dari orang yang telah memakinya.

Terlebih pada situasi seperti sekarang ini, yang sebagian besar orang terpaksa beraktivitas di rumah. Stres menjadi semakin mudah menghinggapi kita dan kadang memancing kita untuk menjadi marah.

Perasaan tak nyaman tersebut bisa saja membuat hubungan kita dengan orang lain menjadi renggang.

Apabila kita sudah berusaha untuk jujjur, kita dianjurkan membaca doa ini. Dengan kita membaca doa ini, kita memohon ampunan kepada Allah karena telah menyakiti orang lain.

Allahumma innama ana basyarun fala tu’adzdzibni lisyatmi rajulin syatamtuhu aw adzaituhu.

Artinya,

” Ya Allah, sesungguhnya aku hanya manusia, maka janan Engkau siksa aku karena mencela atau menyakiti seseorang.”

Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang mampu menjadi lisan kita agar tidak menyakiti orang lain. Dan semoga kelak apabila kita dipanggil oleh Allah SWT, kita dipanggil dalam keadaaan yang baik dan beriman kepadaNya.

Baca juga: Hadist Tentang Sedekah dan Hukum Bersedekah dalam Islam

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

doa mengantar jenazah,Dzikir mengantar Jenazah
Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *