Keutamaan Berkurban yang Wajib Kita Ketahui, Simak Yuk!

  • Whatsapp

Hari Raya Idul Adha dirayakan dengan berkurban. Berkurban, atau menyembelih hewan kurban yang dilakukan setelah melakukan salat Idul Adha, menjadi salah satu amal kebaikan yang disukai oleh Allah. Berkurban dapat dilakukan dengan membeli hewan ternak secara pribadi atau berkelompok lalu menyembelihnya. Keutamaan berkurban simak yuk!

 

Lalu, daging kurban dapat dibagikan kepada orang yang membutuhkan di lingkungan sekitar. Berkurban sangat dianjurkan bagi seorang Muslim yang mampu. Dilakukan pada Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah, dan pada hari tasyrik di 11-13 Dzulhijjah.

Imam Rafi’i dan Imam Ibnur-Rif’ah menyampaikan uturkan hadis yang artinya: Besarkanlah hewan-hewan kurban kalian, karena sesungguhnya hewan itu akan menjadi tumpangan kalian di shiroth (jembatan).

 

Dari Sayidina Ali Karomallahu wajhah berkata: “Siapa berangkat dari rumahnya hendak membeli hewan kurban maka setiap langkahnya memperoleh 10 kebaikan dan dihilangkan 10 keburukannya serta dinaikkan 10 derajatnya. Apabila berbicara dianggap bertasbih dan ketika membayarkan harga (uangnya) setiap dirhamnya memperoleh 700 kebaikan dan ketika meletakkan hewan itu di atas tanah untuk disembelih maka Allah menjadikan setiap tetes darahnya Malaikat sejumlah 10 orang Malaikat beristigfar untuknya sampai hari Kiamat. Dan waktu daging dibagikan maka setiap potongannya seperti memerdekakan seorang budak dari keturunan Nabi Ismail ‘alaihis salam.”

 

Imam Al-Qurtubi menjelaskan definisi Udhhiyah secara bahasa adalah sebagai berikut: “Kambing yang disembelih pada waktu dhahwah (waktu dhuha)”. (Al-Jaami’ Li Ahkaamil Quran Karya Imam al-Qurtubi)

 

Sedangkan Udhhiyyah menurut istilah syara’ sebagaimana disebutkan Imam Ibnu Abdiin adalah: “Hewan yang disembelih dengan tujuan bertaqarrub kepada AllahTa’aladi hari Nahr dengan syarat-syarat tertentu”. (Hasyiah Ibnu Abdiin)

 

Keutamaan Berkurban

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban). Hewan itu nanti pada hari Kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya. Dan pahala qurban itu di sisi Allah Ta’ala lebih dahulu dari pada darah yang menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah. Maka hiasilah dirimu dengan ibadah qurban . (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Adapun ganjaran bagi yang melakukan qurban, selain bisa mendapat pahala dan ampunan dari Allah SWT, keutamaan yang lainnya, yakni:

1. Keutamaan Berkurban Membersihkan harta

Keutamaan berkurban Ibadah ini dapat menyucikan harta dan rezeki yang telah diberikan dan kita peroleh dari Allah SWT. Di samping itu, juga menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya.

2. Keutamaan Berkurban Mendekatkan Diri Kepada Allah

Berqurban menjadi salah satu cara untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Maidah ayat 27: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa.”

3. Keutamaan Berkurban Sebagai cermin ketaatan dan kepatuhan

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS Al Hajj: 34)

4. Keutamaan Berkurban Sebagai saksi amal

Kelak saat hari akhir, hewan yang kita qurbankan juga akan menjadi saksi atas amal yang kita perbuat, Bunda.

“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) qurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulunya. Sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah).

Syarat Shohibul Qurban

Selain memenuhi syarat shohibul qurban yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa ketentuan penting bagi orang yang hendak berkurban saat Idul Adha, sesuai syarat dalam Islam.

– Sebelum berkurban, para shohibul qurban perlu membaca niat terlebih dahulu ketika hewan qurban hendak disembelih. Niat ini boleh diwakilkan jika proses penyembelihan dilakukan orang lain.

– Apabila shohibul qurban seorang laki-laki, maka sunnah baginya untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri. Sementara, untuk shohibul qurban yang perempuan, proses penyembelihan diwakilkan.

– Para shohibul qurban disunnahkan memakan daging hewan yang dikurbankan, setidaknya satu hingga tiga suap, demi mencari berkah dari hewan kurban itu.

– Seseorang yang berkurban wajib membagikan daging qurban tersebut kepada mereka yang berhak menerima qurban, terutama fakir miskin. Adapun syarat shohibul qurban berdasarkan syariat Islam, sebagai berikut:

  • 1/3 bagian untuk dimakan oleh orang yang berkurban
  • 1/3 bagian untuk disedekahkan
  • 1/3 bagian untuk dihadiahkan kepada orang lain.

Adapun sunnah bagi orang yang akan berkurban (pekurban), sebagai berikut:

  1. Tidak memotong kuku dan rambut sampai hewan disembelih, sebagaimana ditunjukkan pada hadits shahih Muslim bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika telah tiba sepuluh (Dzulhijjah) dan salah seorang dari kalian hendak berkurban, maka janganlah mencukur rambut atau memotong kuku sedikit pun.” (Hadits Shahih Muslim No. 3653)

  1. Menyembelih hewan qurban sendiri. Bagi seorang shohibul qurban (orang yang berkurban) merupakan sunnah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di hari raya kurban (Idul Adha) mendirikan shalat, kemudian berkhutbah dan bersabda: ‘Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, hendaklah ia menyembelih kembali dengan sembelihan lain sebagai gantinya, dan barangsiapa belum menyembelih, hendaklah menyembelih dengan menyebut nama Allah.” (Hadits Shahih Al-Bukhari No. 6851)

  1. Menyebut nama Allah. Bagi orang yang berqurban, baik sendiri atau dengan bantuan penyembelih hewan qurban, disunnahkan untuk membaca ‘Bismillah’ saat hendak menyembelih hewan qurban-nya.

 

 

 

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *