Simak Kisah Nabi Idris yang Melihat Surga dan Neraka Berikut Ini !

  • Whatsapp

Kali ini Naisha akan mengulas tentang kisah Nabi Idris yang sarat akan peringatan bagi kaum muslimin. Sebagai salah satu manusia pilihan, Nabi Idris telah diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk merasakan kematian, melihat betapa indahnya surga, dan melihat neraka. Pengalaman yang pastinya akan membuat merinding.

Beliau merupakan keturunan ke enam dari Nabi Adam as. Nabi Idris adalah seorang putra dari Qabil dan Iqlima (putra dan putri Nabi Adam as).

Read More

Pada waktu itu Allah memerintahkan Nabi Idris untuk mengajak seluruh umat manusai berada dijalan yang benar dan bertaqwa kepada Allah. Nabi Idris merupakan manusia pertama yang menerima wahyu melalui Malaikat Jibril ketika dirinya tengah berusia 82 tahun. Berikut ini adalah rangkuman kisah Nabi Idris mengenai kematian dan saat pertama kali melihat surga yang telah dilansir dari berbagai sumber.

Kisah Nabi Idris

Kelebihan yang dimiliki Nabi Idris AS
Sebagai seorang nabi,beeliau memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah:
1.Seorang manusia pertama yang pandai baca tulis dengan pena.
2.Nabi Idris diberi berbagai macam ilmu pengetahuan
3.Namanya berasal dari kata Darasa yang memiliki arti belajar. Nabi Idris pun dikenal sangat senang belajar dan suka mempelajari berbagai fenomena alam.
4.Nabi Idris juga dikisahkan, bahwa beliau adalah orang pertama yang pandai memotong dan menjahit pakaiannya. Sebelumnya manusai menutup aurat mereka dengan kulit binatang
5.Nabi Idris mendapat gelar sebagai ‘Asadul Usud’

Kisah Nabi Idris Mengenai Kematian

Pada suatu ketika Malaikat maut Izroil meminta kepada Allah untuk turun ke bumi menemui Nabi Idris, lantaran Malaikat Izroil merasa sangat rindu untuk bertemu dengan Nabi Idris. Dan Allah pun mengizinkan permintaannya tersebut.

BACA JUGA :   Kumpulan Kisah Nabi Daud dan Mukjizat yang Beliau Miliki

Malam itu, Nabi Idris kedatangan tamu yang membawa banyak sekali buah-buahan. Tentu saja tamu tersebut adalah Malaikat Izroil yang menyamar menjadi manusia. Namun, Nabi Idris tidak mengetahui bahwa orang tersebut merupakan Malaikat Izroil.

Nabi Idris tidak lupa menawarkan makanan itu kepada Izroil namun ia menolaknya. Akhirnya mereka berdua berbincang dan pergi keluar untuk berjalan-jalan.

Percakapan Nabi Idris dan Malaikat Izroil

Tidak terasa sudah empat hari mereka pergi berjalan-jalan bersama.mereka terlihat sudah sangat akrab, namun hal ini membuat Nabi Idris mulai curiga dengan gerak gerik sang tamu. Dengan rasa penasaran yang tinggi, pada akhirnya Nabi Idris pun bertanya siapakah tamu itu sebenarnya.

Nabi Idris: “Ya Tuanku. Siapakah Anda sebenarnya?”
Malaikat Izroil: “Maaf Ya Nabi Allah, Saya sebenarnya adalah Malaikat Izroil”.
Nabi Idris: “Malaikat Izroil? Anda kah itu? Sang Malaikat Pencabut Nyawa?”
Malaikat Izroil: “Ya, benar Idris”.
Nabi Idris: “Sudah empat hari Engkau bersama denganku. Apakah dirimu telah menunaikan tugasmu dalam mencabut nyawa makhluk-makhluk di dunia ini?”
Malaikat Izroil: “Wahai Idris, selama empat hari ini banyak sekali nyawa yang telah saya cabut. Roh makhluk-makhluk itu bagaikan hidangan di hadapanku, aku ambil mereka seperti seseorang sedang menyuap-nyuap makanan”.
Nabi Idris: “Wahai Malaikat Izroil. Lantas apa maksud kedatangan Engkau kemari? Adakah Engkau ingin mencabut nyawaku?”
Malaikat Izroil: “Tidak Idris. Saya datang karena memang untuk mengunjungimu, karena saya rindu dan Allah mengizinkan Saya”..
Nabi Idris: “Wahai Izroil. Saya punya satu permintaan dan tolong kabulkan. Tolong cabut nyawa Saya. Dan Saya telah meminta izin ke Allah untuk mengembalikan nyawa Saya. Saya hanya ingin merasakan sakaratul maut yang banyak orang katakan sangat dahsyat”.
Malaikat Izroil: “Sesungguhnya saya tidaklah mencabut nyawa seseorang pun, melainkan hanya dengan izin Allah”.

BACA JUGA :   Kisah Lengkap Nabi Saleh dan Azab Bagi Kaum Tsamud

Malaikat Izroil Mencabut Nyawa Nabi Idris

Kemudian Allah mengabulkan permintaan Sang Nabi. Dan Malaikat Izroil pun mencabut nyawa Nabi Idris saat itu juga atas izin Allah SWT. Malaikat Izroil menangis melihat sahabatnya merasakan kesakitan. Setelah beliau mati, Allah menghidupkan kembali Nabi Idris.

Setelah hidup Nabi Idris menangis sejadi-jadinya. Nabi Idrispun tidak bisa membayangkan apabila nantinya ada manusia-manusia lain mengalami sakaratul maut dengan kedahsyatan yang sama. Nabi Idris merasa tidak tega jika kelak ada umatnya harus sengsara di ujung hidup dan mati. Semenjak kejadian itu itu, Nabi Idris makin giat nerdakwah untuk mengajak umatnya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan jujur untuk hal-hal kebenaran.

Kisah Nabi Idris Melihat Surga dan Neraka

Tiba saat Nabi Idris dan Malaikat Izroil beribadah bersama, kemudian Nabi Idris mengajukan permintaan unik kepada Malaikat Allah tersebut.

“Bisakah Engkau membawa saya melihat surga dan neraka, wahai Malaikat Izroil?” tanya Nabi Idris as.
Malaikat Izroil pun menjawab, “Wahai Nabi Allah, lagi-lagi permintaan darimu sungguh aneh. Mengapa Engkau meminta hal itu? Bahkan para malaikat pun takut melihat neraka, wahai Nabi Allah.”
Nabi Idris menjawab, “Terus terang, Saya takut sekali dengan azab Allah itu. Tapi mudah-mudahan iman saya menjadi tebal setelah melihatnya.”

Ketika Nabi Idris Pingsan Setelah Melihat Neraka

Kemudian Malaikat Izroil meminta izin kepada Allah dan diizinkan, Keduanya pergi untuk melihat seperti apa neraka.sewaltu mereka sudah dekat, Nabi Idris as langsung pingsan. Karena malaikat penjaga neraka merupakan sosok yang sangat menakutkan. Ia menyeret dan menyiksa manusia-manusia yang durhaka dan ingkar kepada Allah semasa hidupnya.

Nabi Idris as tidak sanggup menyaksikan berbagai siksaan yang ada di dalam neraka. Tidak ada pemandangan yang lebih mengerikan dibandingkan dengan keadaaan di dalam neraka. Api terlihat berkobar dengan sangat dahsyat, di sana juga ada bunyi yang bermuruh menakutkan dan hal-hal yang mengerikan lainnya. Nabi idris pun kemudian diajak meninggalkan neraka dengan tubuh yang lemas.

BACA JUGA :   Kisah Nabi Yunus yang Ditelan Ikan Paus Namun Tetap Hidup

Baca juga: √ 50+ OOTD Baju Gamis Simple Tampil Cantik Tanpa Berlebihan

Nabi Idris Takjub dengan Pesona Surga

Tujuan mereka yang kedua adalah melihat surga, Malaikat Izroil kemudian mengantarkan Nabi Idris ke surga. Ketika berada di surga, reaksi Nabi Idris pun sama, nyaris pingsan! Tapi kali ini bukan karena ia takut, melainkan takjub dengan pesona dan keindahan yang ada di dalam surga Allah.

Nabi Idris melihat betapa indahnya sungai-sungai yang airnya begitu bening seperti kaca. Laalu pemandangan itu di pinggir sungai terdapat pohon-pohon yang bagian batangnya terbuat dari peak dan emas. Yang tidak kalah menakjubkan adalah ada juga istana-istana untuk para penghuni surga. Di setiap penjuru surga juga terdapat berbagai pohon yang menghasilkan buah-buahan, buahnya pun terlihat ranum dan segar.
Setelah puas berkeliling, Malaikat Izroil mengajak nya untuk pulang ke bumi. Namun Nabi Idris enggan pulang menginginkan tetap berada di surga.

“Tuan boleh tinggal di sini setelah kiamat nanti, setelah semua amal ibadah dihisab oleh Allah, baru tuan bisa menghuni surga bersama para Nabi dan orang beriman lainnya,” ujar Malaikat Izroil.
Nabi Idris as menjawab, “Saya ingin beribadah kepada Allah sampai hari kiamat nanti.”

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *