Bagaimana Pandangan Self Reward dalam Islam? Yuk Kita Cari Tahu

  • Whatsapp

Di  antara kita  semua  pasti merasakan  bahwa  self reward merupakan sesuatu yang wajib dilakukan. Namun tahukah makna sebenarnya dari  ini? Bagaimana sudut pandang islam dalam mengaturnya? Sebenarnya hal ini merupakan reformasi  positif yang ada dalam diri manusia dan untuk manusia itu sendiri, namun kadang belakangan menjadi sering disalah artikan.  Kita simak satu persatu yuk!

Jika kita berbicara dalam sudut pandang Islam sendiri, sebenarnya memberikan hadiah untuk diri sendiri adalah hal yang memang diperbolehkan, namun sadarkah  kita  bahwa Allah memiliki firman yang mana ketika melakukan sesuatu sudah sebaiknya  kita tidak berlebihan. Hal ini  di atur dalam  surah di bawah ini :

Allah berfirman :

قُلْ يَٰٓأَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ لَا تَغْلُوا۟ فِى دِينِكُمْ غَيْرَ ٱلْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوٓا۟ أَهْوَآءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا۟ مِن قَبْلُ وَأَضَلُّوا۟ كَثِيرًا وَضَلُّوا۟ عَن سَوَآءِ ٱلسَّبِيلِ

 

Qul yā ahlal-kitābi lā taglụ fī dīnikum gairal-ḥaqqi wa lā tattabi’ū ahwā`a qauming qad ḍallụ ming qablu wa aḍallụ kaṡīraw wa ḍallụ ‘an sawā`is-sabīl 

 

Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus“. (Qs Al Ma’dah :77)

Nah, ayat  di atas  cukup menjelaskan bukan? Tak ada yang boleh melakukan sesuatu  secara  berlebihan  di dunia ini. Dunia merupakan sebuah tempat yang sementara itu artinya  memberikan hadiah pada  diri  sendiri di perbolehkan  asal tidak memiliki sifat yang berlebih-lebihan. Toh memberi  hadiah  untuk diri sendiri juga memiliki banyak cara.

Banyak cara untuk membuat diri sendiri merasa senang, salah satunya dengan memberikan self reward, yakni suatu penghargaan kepada diri sendiri yang pantas kamu nikmati. Misalnya, ketika berhasil mencapai sesuatu jangan lupa memberikan selamat untuk diri sendiri.

Kata self reward mulai banyak diperbincangkan di berbagai tempat, salah satunya media sosial. Apakah self reward itu? Sederhananya, self-reward merupakan sebuah bentuk penghargaan kepada diri sendiri. Biasanya, ketika seseorang telah berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan yang sulit, maka mereka akan mencari self reward sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian tersebut.

Alasan Mengapa Self Reward Penting Untuk Dilakukan

Menjaga semangat dan motivasi selama bekerja penting untuk dilakukan. Lika-liku perjalanan karir terkadang membuat rasa putus asa dan lelah hadir. Salah satu cara untuk membuat diri tetap termotivasi adalah dengan memberi hadiah bagi diri sendiri.

1.  Self Reward Menjaga motivasi kerja

Salah satu cara membuat kita merasa butuh dan mencintai pekerjaan yang dilakoni adalah dengan memberi penghargaan pada diri. Ada kepuasaan dari setiap jerih payah yang selama ini dilakukan. Hadiah juga akan meningkatkan suasana hati (mood) menjadi lebih baik. Sehingga bekerja dapat dilakukan dengan sepenuh hati. Memberi hadiah pada diri sendiri juga akan motivasi kerja untuk lebih giat lagi

2. Self Reward Positive reinforcement

Dampak yang akan terbentuk dari pemberian penghargaan pada diri sendiri adalah positive reinforcement. Apa sih positive reinforcement itu? Yakni perilaku yang berulang setelah memperoleh hadiah atau imbalan.  Manusia memang cenderung akan lebih semangat untuk melakukan berbagai hal jika tahu akan memperoleh sesuatu nantinya.
Kebiasaan tersebut nantinya akan meningkatkan produktivitas lho. Inilah mengapa self reward dianggap penting.

3.  Kamu berhak mendapatkannya

Jangan pernah lupa bahwa kamu adalah sosok yang penting dan berharga. Hidupmu berhak dipenuhi dengan kebahagiaan setelah bekerja keras selama sebulan penuh. Oleh sebab itu, penghargaan pada diri penting, ini saatnya kamu memanjakan diri dan melakukan apa yang disenangi.

Bekerja tanpa henti tanpa adanya imbalan bagi diri sendiri bisa menyebabkan burn out bahkan motivasi kerja pun akan menurun. Sehingga kita tentu saja memerlukan sesuatu yang positif hadir  kepada  diri sendiri. Maka dari itu semua orang berhak  kok mendapatkannya.

4. Ladang Bersyukur

Sebagai  manusia kita sepantasnya memperbanyak rasa  syukur atas apa yang memang sudah dilakukan sejauh ini. Rasa syukur itulah seolah menjadi terima kasih kita kepada diri sendiri, itu mengapa kita sebagai manusia berhak kok memberikan sesuatu untukdiri sendiri agar jauh lebih bersyukur lagi.

Cara Memberi Self Reward Yang Tepat

Meskipun penting untuk dilakukan, self reward yang tak terkontrol juga dapat menyebabkan kantong jebol. Kalo sudah begini, bukannya happy tapi justru bikin pusing. Ingat RoomMies, memberi penghargaan diri bukan berarti menghabiskan semua gaji! Jangan sampai hadiah ini justru berakhir dengan pemborosan.

1. Relevansi

Pastikan hadiah atau penghargaan untuk diri sendiri tidak bertolak belakang dengan tujuan besar dalam hidupmu. Sebagai contoh, tujuanmu adalah dapat menabung dan berhemat sehingga gaji yang dihasilkan tak habis begitu saja. Jika memang begitu, maka jangan beri hadiah dengan barang mahal yang bisa menguras kantong. Hadiah seperti ini tidak relevan dengan tujuan finansialmu.

2. Memahami Batasi diri dengan Self Reward

Salah satu penyebab self reward bisa berakhir menjadi pemborosan tak terkendali adalah karena tak bisa membatasi diri. Kamu boleh ko membeli barang yang kamu senangi atau makan ditempat enak sebagai bentuk penghargaan pada diri sendiri.

Namun ingat untuk tetap membatasi diri. Bila perlu atur badget sedari awal, tetakan batas maksimal yang boleh dikeluarkan ketika akan memberi hadiah untuk diri sendiri. Dengan begitu, kamu gak perlu takut kecolongan karena pengeluaran berlebih deh.

emenuhan tersebut bukan hal yang tercela, namun yang di tentang agama adalah sikap yang berlebih-lebihan dalam memenuhi semua dorongan dan tuntutan itu sehingga keluar dari batasan normal.

 

Allah SWT memuji orang orang yang senantiasa mengingat-Nya dengan mengatakan bahwa dalam urusan dunia mereka adalah orang yang tidak berlebihan. Allah Swt, berfirman :

 

وَٱلَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُوا۟ لَمْ يُسْرِفُوا۟ وَلَمْ يَقْتُرُوا۟ وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

 

 

Wallażīna iżā anfaqụ lam yusrifụ wa lam yaqturụ w kāna baina żālika qawāmā 

 

Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, tetapi pembelanjaan yang berada tengah-tengah.(Qs Al-Furqan:67)

3. Bermuhassabah Diri

 

Ini adalah sesuatu yang kadang kerap dilupakan. Padahal muhassabah diri akan memberikan sebuah kenyamanan dalam diri dan membuat hati menjadi jauh lebih tenang. Hadiah terbaik untuk diri sendiri adalah bukan hanya self reward berupa barang namun juga kita semakin dekat dengan Allah merupakan sebuah jalan terbaik melunturkan penat dalam diri.

Self reward dengan cara bermuhassabah ini tentu saja akan sangat mudah kita lakukan, modalnya pun hanya tingkat konsistensi pada diri sendiri. Maka dari itu jangan sampai  kita salah kaprah ya.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18).

 

 

 

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *