Wajib Tahu, ini Macam Najis dan Cara Menyucikannya

  • Whatsapp
macam najis

Macam najis di bawah ini akan dijelaskan yang mana Anda akan memahami beberapa di antaranya. Tentu saja akan sangat penting untuk membuat diri selalu lebih suci dan bersih dari berbagai macam kotoran yang ada.

Apa itu Najis?

Najis adalah semua benda yang dihukumi kotor oleh syariat, seperti bangkai, darah, kotoran hewan, dan sebagainya. Islam sangat menekankan kebersihan bagi pemeluknya terutama bila terkena najis.

Rasulullah SAW pernah mencontohkan sahabatnya untuk membuang area yang terkena najis bangkai tikus, diriwayatkan dari Ibnu Abbas dari Maimunah, ia berkata,

عَنْ ابْنِ شِهَابٍ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ فَأْرَةٍ سَقَطَتْ فِي سَمْنٍ فَقَالَ أَلْقُوهَا وَمَا حَوْلَهَا فَاطْرَحُوهُ وَكُلُوا سَمْنَكُمْ

Artinya: “Dari Ibnu Abbas dari Maimunah bahwa Rasulullah pernah ditanya tentang bangkai tikus yang jatuh ke dalam lemak (minyak samin). Maka Beliau menjawab, “Buanglah bangkai tikus itu dan apa yang ada di sekitarnya. Lalu makanlah lemak kalian.” (HR. Al Bukhari).

“Secara bahasa, najis adalah sesuatu yang dipandang jijik. Sedangkan secara istilah [selain kotor dan menjijikkan] ia menyebabkan shalat tidak sah–selama tidak ada sebab yang meringankan.” (Sulaiman bin Umar Al-Ujaili. Hasyiyah al-Jamal. Beirut: Ihya Turats al-Arabi. Juz II/ Hal 105).

Itulah beberapa pengertian mengenai najis itu sendiri. Di bawah ini akan di jelaskan beberapa macam najis yang bisa kita bahas  di bawah ini.

 

Macam Najis yang Harus Diketahui

 

Di bawah ini ada beberapa macam najis yang memang seharusnya kita ketahui. Beberapa hal yang membuat kita merasakan bahwa perlu menyucikan diri. Beberapa macam najis di bawah ini semestinya Anda ketahui dan Anda pahami dengan baik.

Beberapa macam najis di bawah ini jika Anda salah dalam menyucikannya maka Anda akan mendapati ibadah yang tidak  sah. Pasalnya macam najis di bawah ini haruslah dibersihkan dengan benar dan dengan cara yang tepat. Jangan sampai kita lupa untuk membersihkan diri kita dengan benar.

Simak dulu yuk beberapa macam najis ini.

1. Macam Najis : Mughalladhah

Najis mughalladhah adalah najis yang berasal dari anjing, babi dan peranakan dari dua hewan tersebut. Hal yang berkaitan dengan dua hewan tersebut seperti kotoran, kulit, air liur, dan lain lain masuk dalam najis mughalladhah. Allah Ta’ala berfirman:

قُل لَّاۤ اَجِدُ فِىۡ مَاۤ اُوۡحِىَ اِلَىَّ مُحَرَّمًا عَلٰى طَاعِمٍ يَّطۡعَمُهٗۤ اِلَّاۤ اَنۡ يَّكُوۡنَ مَيۡتَةً اَوۡ دَمًا مَّسۡفُوۡحًا اَوۡ لَحۡمَ خِنۡزِيۡرٍ فَاِنَّهٗ رِجۡسٌ اَوۡ فِسۡقًا اُهِلَّ لِغَيۡرِ اللّٰهِ بِهٖ‌‌ۚ فَمَنِ اضۡطُرَّ غَيۡرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَاِنَّ رَبَّكَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ

“Katakanlah, “Tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali daging hewan yang mati (bangkai), darah yang mengalir, daging babi – karena semua itu kotor – atau hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah. Tetapi barangsiapa terpaksa bukan karena menginginkan dan tidak melebihi (batas darurat) maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am : 145)

Cara menyucikan najis mughalladhah bisa dengan cara membasuhnya dengan air sebanyak tujuh kali basuhan dan di salah satu basuhannya dicampurkan dengan debu. Basuhan dengan debu bisa dilakukan dengan mencampurkan air dan debu secara merata, lalu basuh ke tempat yang terkena najis. Namun, sebelum dibilas dengan air pastinya sudah hilang terlebih dahulu wujud najisnya, lalu jika sudah dipastikan hilang barulah dibasuh dengan air.

2. Macam Najis  : Mukhaffafah

Najis mukhaffafah adalah najis yang berasal dari air kencingnya bayi laki-laki yang belum makan dan minum selain ASI dan belum berumur 2 tahun. Jika tidak masuk dari dua kriteria ini, maka najis tersebut bukan najis mukhaffafah tetapi masuk golongan najis mutawassithah, yang akan dibahas selanjutnya.

Najis ini dapat disucikan dengan cara memercikkan air ke tempat yang terkena najis. Caranya air yang dipercikkan harus lebih banyak, kuat dan air harus mengenai seluruh tempat yang berpotensi najis, setelah itu baru diperas dan dikeringkan.

3. Macam Najis  : mutawassithah

Najis mutawassithah merupakan najis-najis selain najis mugholadhoh dan mukhaffafah. Maka dari itu najis ini mencakup banyak najis, antara lain:

  • Khamr/minuman yang memabukkan.
  • Darah dan nanah.
  • Muntahan.
  • Bangkai selain bangkai/mayat manusia, ikan dan belalang.
  • Kencing selain kencing yang telah disebutkan dalam najis mukhaffafah.
  • Madzi dan wadzi.
  • Tinja.
  • Air susu dari hewan yang tidak halal dimakan dagingnya.

Jenis dari najis mutawassitah terbagi lagi menjadi dua jenis najis, di antaranya:

– Mutawassitah hukumiyah, artinya najis yang diyakini wujudnya, tetapi tidak ada bau, rasa, ataupun wujudnya. Misalnya, air seni yang sudah mengering. Untuk menyucikannya cukup disiram air di atasnya.

– Mutawassitah ‘ainiyah, adalah najis yang masih meninggalkan wujud, bau, maupun rasanya. Cara menyucikannya dengan dibasuh sampai hilang wujud, bau, atau pun rasa. Rasa dikecualikan bila sangat sulit dihilangkan.

Untuk mensucikan diri dari Najis Mutawwasithah, Anda harus membasuh diri dengan menggunakan air yang mengalir sampai najis benar-benar hilang. Anda harus membersihkannya sampai tuntas tanpa ada bekas yang melekat

Itulah macam najis dan bagaimana cara menyucikannya. Sehingga kita sebagai umat muslim mampu untuk melakukan pensucian ketika terkena najis. Jadi sekarang sudah memahami semuanya kan? Jangan sampai salah untuk mesucikannya ya.

Mengetahui macam-macam najis beserta tingkatan dan cara membersihkannya, tentu sangat penting terutama bagi seorang Muslim lantaran menjadi syarat sah salat dan ibadah lainnya agar dapat diterima Allah SWT.

 

 

 

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *