Janganlah Meminta Balasan pada Semua Hal yang Kita Lakukan

  • Whatsapp
meminta balasan

Ketika  kita memberi, terkadang ada  perasaan ingin meminta balasan.  Namun jangan sampai kita merasakan bahwa hal ini karena setiap kebaikan janganlah kita meminta balasan kepada manusia namun mintalah balasan hanya kepada Allah SWT.

Maka dari itu  tidak ada salahnya kita membuat diri kita selalu sadar bahwa ketika berbuat baik janganlah sampai kita meminta balasan sedikitpun, seperti yang akan di jelaskan di bawah ini mengenai berbuat baik itu tanpa meeminta balasan. Akan dijelaskan juga per ayat yang memudahkan Anda.

Seseorang pada umumnya ketika berbuat baik kepada orang lain, berharap suatu ketika mendapatkan kebaikan yang sama dari orang yang bersangkutan. Logika demikian itu kiranya bersifat manusiawi. Orang yang telah diberi kebaikan seharusnya akan membalas kebaikan pula. Namun yang terjadi adalah tidak selalu demikian. Banyak orang yang berbuat baik, tetapi kemudian justru dibalas dengan keburukan atau setidaknya kebaikan itu dilupakan begitu saja.

Manusia di dalam al Qur’an, di antaranya, disebut dengan istilah al insaan. Sebutan itu kebanyakan dikaitkan dengan hal yang kurang baik, kurang menyenangkan, dan bahkan sesuatu yang buruk. Tidak kurang dari 56 kali, kata insaan disebut di dalam al Qur’an dan kebanyakan menyebut yang demikian itu. Disebutkan misalnya, bahwa manusia selalu merugi, manusia terhadap tuhannya ingkar, manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah, manusia itu dholim yang nyata, manusia itu berlebih-lebihan, dan tentu masih banyak sebutan lagi lainnya yang hampir semuanya tidak menyenangkan.

Jangan Meminta Balasan Simak Yuk di Bawah ini!

            Sebagai manusia ketika memberi layaknya kita tidak meminta balasan, banyak hal rasanya yang membuat kita rasanya ingin menerima balasan. Namun alangkah baiknya kita menyimak beberapa ayat di bawaah ini yuk sehingga membuat kita merasakan yakin bahwa mengharapkan balasan itu bukanlah sesuatu yang baik.

Jangan Meminta Balasan  : Kebahagiaan datang bagi yang berbuat baik

“[…] Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” Kutipan ini berasal dari surat Al-A’raf: 56. Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa rahmat Allah senantiasa ada bagi siapapun yang tulus menyebarkan kebaikan kepada orang-orang di sekitarnya.

Ayat ini dapat ditafsirkan bahwa berbuat baik akan mendatangkan kasih sayang dari Allah SWT di dunia maupun akhirat. Melakukan perbuatan baik akan membuka pintu kebahagiaan, kesehatan, dan  ketenangan hati. Berbuat baik bisa juga diartikan sebagai satu langkah lebih dekat untuk meraih rahmat Allah.

Selalu ingat kebaikan yang datang dari Allah SWT 

Terkadang sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, kita lupa untuk bersyukur. Padahal, semua yang ada pada diri kita adalah nikmat pemberian Sang Khalik, mulai dari kesehatan, harta, hingga pengetahuan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 122 yang berbunyi, “Ingatlah nikmat yang telah Aku berikan kepadamu.”

Allah tidak pernah meminta manusia untuk membalas seluruh nikmat-Nya dengan harta benda. Dalam firman-Nya, Allah hanya meminta manusia untuk mengingat nikmat yang telah Ia berikan. Nah, berbuat baik kepada sesama adalah salah satu cara mengingat nikmat pemberian Allah SWT. Menolong sesama dan tidak menzalimi orang lain merupakan tindakan sederhana yang membantu kita untuk tidak mengingkari nikmat dari Allah SWT serta menjadi cerminan kebaikan yang datang dari Allah SWT.

Jangan Meminta Balasan : Berbagi kebaikan juga untuk diri sendiri

Hal ini disebutkan di surat Al-Isra’ ayat 7 yang berbunyi, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” Kebaikan untuk orang lain akan mendatangkan kebaikan untuk diri sendiri. Sebaliknya, perbuatan buruk kepada orang lain juga akan mendatangkan keburukan bagi siapapun yang melakukannya.

Jangan Meminta Balasan  : Terus bersyukur dan bersikap positif

Barang siapa bertakwa kepada Allah, maka Ia akan menjadikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka […]” Dalam surat Ath-Thalaq ayat 2-3, Allah menjanjikan jalan keluar berupa rezeki yang tak terduga bagi umat-Nya yang bertakwa dan senantiasa tawakal. Ayat ini mengajarkan kita untuk selalu bersikap positif dan husnuzan (berprasangka baik) kepada Allah SWT. Rajin beribadah dan melakukan kebaikan akan meningkatkan ketakwaan kita. Selalu ingat janji Allah bahwa Ia akan memberi rezeki dan jalan keluar bagi ciptaan-Nya yang berjalan lurus sesuai ajaran-Nya.

Jangan Meminta Balasan : Setiap langkah baik sangatlah berarti

Terkadang, manusia ragu untuk berbuat baik kepada sesama karena merasa kebaikannya tidak cukup bernilai. Namun, sebenarnya sebuah kebaikan tetaplah kebaikan dan lebih baik dari beribu keburukan. Allah menyatakan hal ini melalui firman-Nya dalam surat Al-Maidah ayat 100, “Katakanlah (Muhammad), ‘Tidaklah sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu.’”

Setiap kebaikan, meskipun kecil bentuknya, akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Begitu pula dengan keburukan, seremeh apa pun bentuknya juga akan mendapat ganjaran. “Barangsiapa yang berbuat kebaikan (sebesar biji dzarrah), niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang berbuat kejahatan (sebesar biji dzarrah), niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.”

 

 

 

Pendaftaran Reseller Naisha


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *