Kenapa Harus Marah-Marah? Coba Duduk Dulu, Biar Tenang

  • Whatsapp

Apa masalahnya?

Kenapa harus sambil marah-marah?

Tidak mau duduk dulu, lalu diselesaikan dengan cara tenang?

            Susah ya, terkadang jadi manusia harus dituntut selalu untuk sabar. Gimanapun caranya harus tetap sabar dan sabar. Padahal kadang rasa kesal udah berada di ujung ubun-ubun kepala. Kadang malah rasanya kepala mau meledak. Iya ngerti kok.

            Semua manusia yang hidup, tentu aja punya emosi. Marah juga termasuk dari emosi.  Jadi sesekali wajar lah kalau kita memang mengeluarkan emosi yang ada dalam diri, emmm tapi bukan dengan marah-marah hingga membabi buta lho ya.

            Marah, sedih, kecewa itu emosi yang bakal wajar banget kok buat dirasain sama manusia manapun. Perasaan marah, sedih, kecewa memang terkadang bisa mengganggu kehidupan kalau terus-terusan dipendam dalam diri. Semakin ditekan emosinya, maka akan semakin besar pula rasa amarahnya.

            Jadi ibaratkan seperti sebuah bongkahan es,  semakin didiamkan dalam air dingin es yang ada di dalam air tidak akan mudah mencair. Itulah mengapa jika sedang marah,  maka yang harus dilakukan adalah dengan mengeluarkan rasa marah itu. Tapi tunggu dulu… ada caranya. Tentu saja bukan dengan marah-marah.

            Jika sekiranya marah sudah terletak di ujung kepala, maka duduklah, jika duduk tak menyelesaikan, maka berbaringlah. Pernah mendengar kalimat itu bukan?

Ketika marah maka bukan berarti boleh membabi buta. Justru Rassulullah SAW meminta kita untuk tenang, duduklah maka pikiran akan jauh lebih rasional ketika memikirkan jalan keluar suatu masalah.

            Tenang, jangan pernah mau mengikuti hawa napsu untuk marah, karena memang sesungguhnya marah adalah salah satu perbuatan dari syaitan. Maka lindungilah diri dari  perbuatan dan ajakan syaitan. Tenanglah sejenak.

Tanamkan dalam  diri sendiri bahwa rasa marah merupakan salah satu hal yang akan memberikan dampak buruk bagi semua sisi.

Maka dari itu ketika marah hendaklah menepi sejenak, lalu duduklah tenang, pikirkan bahwa semua masalah akan jauh lebih mudah jika diselesaikan dengan kepala dingin.

            Jangan sampai rasa marah justru membuat masalah menjadi jauh lebih berat diselesaikan. Maka yang harus dilakukan adalah duduklah tenang. Jika sedang marah, sedih, kecewa bahkan tak disarankan untuk berbicara terlebih dahulu, biarkan pikiran menjadi jauh lebih tenang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *