Memperoleh Ketenangan Hati di Jalan Allah SWT

  • Whatsapp

Pernah enggaksih merasakan risaunya hati?

            Pernah enggaksih merasa apa yang kita lakukan seolah tak ada artinya?

Tenang, tarik napas dulu…

Semua ada waktunya…

Semua pasti ada jawabannya..

Jangan terlalu buru-buru, tapi juga jangan terlalu lambat.

            Wajar rasanya ketika hidup semua orang berlomba-lomba untuk melakukan banyak hal. Terkadang manusia merasa bahwa dirinya bisa melakukan apa yang dilakukan oleh manusia lainnya, namun tolak ukur yang seperti itulah justru membuat kita semua merasakan kerisauan hati.

            Di usia yang menginjak kepala dua, pikiran yang kacau, hati yang risau hadir silih berganti. Hati menjadi mudah patah, dan pikiran menjadi mudah kalut, bahkan terkadang hingga mengganggu pola hidup sebelumnya. Hati yang gusar membuat pikiran kita terus-terusan mencoba untuk mencari jalan keluar, ada yang buru-buru dan ada juga yang bisa manajemen emosi dan pikiran menjadi selaras.

            Usia 20an, memang rawan merasakan hati yang gusar. Memang pada dasarnya, banyak penelitian yang mengatakan bahwa di usia 20an, seseorang akan memasuki fase Quarter Life Crisis. Fase ini disebut fase peralihan, dari remaja menuju ke dewasa awal. Wajar, jika merasa hidup semakin berat, karena memang pada dasarnya manusia hidup secara gradual,  layaknya sebuah anak tangga, yang makin lama makin tinggi. Makin tinggi maka makin banyak pula angin yang berembus lebih kencang.

Sampai sini, tarik napas dulu..

Tenang…

            Jika banyak orang yang seusia kita sudah lebih dulu mendapatkan pekerjaan yang diinginkan…

            Jika banyak orang yang seusia kita sudah lebih dulu mendapatkan pasangan yang sesuai dengan apa yang diinginkan…

            Jika banyak orang yang seusia kita sudah lebih dulu menemui titik temu mewujudkan segala macam keinginannya di masa kecil..

            Bahkan, di saat banyak orang seusia kita yang selalu terlihat bahagia dalam hidupnya, tanpa ada sedikitpun celah dalam dirinya…

Tenang….

            Setiap yang ada di dunia ini memang ada masanya. Yakinlah, mereka yang sudah lebih dulu untuk mendapatkan apa yang diinginkan,  adalah mereka yang lebih dulu pula untuk meraihnya. Selain itu, ada peran Allah SWT di balik semua ketetapan para hamba-Nya.

Lalu sekarang apa?

            Mendapatkan ketenangan hati memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan menyerahkan apa yang menjadi kesulitan kepada Allah SWT. Kekuatan terbesar ada pada yang Maha memiliki segalanya.

Percayalah, jika Allah SWT punya semuanya. Allah SWT Maha Baik dan Maha Kaya, tak ada satupun yang tak bisa dilakukan oleh-Nya. Kuncinya adalah YAKIN. Yakin dengan diri sendiri, dan terutama yakin terhadap ketetapan Allah SWT, adalah ketetapan terbaik untuk para Hamba-Nya

            Keyakinan dalam diri, bisa dibarengi dengan usaha yang jauh lebih giat. Fokus memperbaiki diri dengan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT. Percayalah bahwa hidup ini sejatinya saling mengusahakan. Usahakan dengan tetap di jalan Allah SWT.

            Modal utamanya hanyalah percaya kepada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya. Apalah artinya hidup jika tidak percaya pada kekuatan terbesar di dunia ini. Allah SWT yang akan menjamin membawa ketenangan pada setiap Hamba-Nya yang mau berusaha untuk terus berada di jalan-Nya.

            Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Percayalah, ikhtiar dan tawakal adalah jalan terbaik untuk mendapatkan sebuah hal yang diinginkan di dunia ini.  Jangan pernah ragu akan ketetapan Allah SWT.

            Semua yang tercapai oleh manusia di dunia ini, tak  lain dan tak bukan karena campur tangan Allah SWT. Maka dari itu percayalah hanya pada satu titik, yaitu Allah SWT.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *